Malang (beritajatim.com) – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, mengadakan open house seluruh civitas akademika di ruang lobby gedung rektorat lantai 1. Kegiatan halal bihalal dan silaturahim inu memberikan nuansa hangat di lingkungan kampus.
Setelah menjalani libur panjang Idul Fitri, seluruh pegawai UIN Malang kembali bersemangat memulai aktivitas harian. Rektor UIN Malang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai bagian dari budaya Islam Nusantara. Silaturahmi pasca lebaran ini sudah menjadi tradisi di Indonesia.

Rektor juga memberi tausiah singkat tentang keutamaan menjaga silaturahmi, terutama di bulan Syawal. Kegiatan bersilaturahmi di bulan Syawal ini telah menjadi tradisi di Indonesia dan perlu dilestarikan dengan baik.
“Momentum fitri ini seyogyanya digunakan untuk saling memaafkan satu sama lain dan kembali mencapai kesucian serta kemenangan. Sebagai pengingat, Rasulullah menganjurkan kepada umatnya untuk berpuasa selama enam hari di bulan Syawal,” ungkap Prof Zain pada Selasa, 15 April 2024.
Rektor berpesan bahwa puasa enam hari di bulan Syawal ini tidak harus berurutan, tetapi yang penting selama bulan Syawal bisa mencicil.
Atmosfer penuh keakraban terlihat saat para pegawai maupun dosen UIN Malang berkumpul saat acara.
Mereka saling bertukar cerita dan berdoa untuk masa depan lebih baik. Perayaan halal bihalal ini mempererat tali persaudaraan di antara seluruh anggota kampus, membawa semangat baru setelah rangkaian ibadah Ramadhan dan Idul Fitri.
Kembali bersama setelah libur panjang, pegawai UIN Malang siap melanjutkan tugas dan berkontribusi lebih besar bagi pendidikan dan kemajuan bangsa. Suasana hangat silaturahmi pasca-lebaran menggambarkan semangat persaudaraan maupun semangat kerja tinggi di lingkungan kampus. [dan/aje]






