Gresik (beritajatim.com)– Gresik United (GU) tetap berambisi mencuri tiga poin di kandang Persewar Waropen kendati menempuh perjalanan jauh ke Kota Jayapura Papua. Kendala fisik akan menjadi problema bagi skuad sebelum dijamu tuan rumah Persewar 4 Februari 2025.
Sebelum terbang ke Jayapura, pemain GU digenjot latihan fisik. Hal ini dilakukan supaya tetap bugar dan tidak kelelahan saat menempuh perjalanan jauh.
Latihan dipimpin langsung oleh Asisten Pelatih Andik Ardiansyah bersama Gilang Ginarsa. Kedua pelatih itu, bergantian memberi aba-aba latihan terhadap Renan Silva dkk.
Sementara pelatih kepala Djajang Nurjaman sedang istirahat dikarenakan tidak enak badan.
Rencananya, pemain GU meninggalkan Gresik malam ini ke Papua. Selain menguras tenaga. Perjalanan ke bumi cenderawasih tersebut tergolong mahal. Pasalnya, biaya satu pemain ke Jayapura sekali berangkat mencapai Rp 3,5 juta.
Target tiga poin menjadi harga mati mengingat selain menguras tenaga juga biaya operasional.
Asisten pelatih Andik Ardiansyah mengatakan, timnya berusaha mencuri poin di kandang Persewar. Untuk itu, fisik pemain menjadi fokus utama.
“Kami akan berusaha mencuri poin di Waropen. Pertandingan ini sangat penting sekali di babak play off degradasi ini,” katanya, Jumat (31/1/2025).
Sementara itu, bek kanan GU yang juga kapten tim Soni Setiawan menyatakan rekan-rekannya sudah menyiapkan diri secara maksimal demi mematok tiga poin.
“Tren positif kemenangan kami atas Persibo kami juga. Mudah-mudahan melawan Persewar menang sehingga memuncaki klasemen sementara,” urainya. (kun)






