Peristiwa

Warga Kalisari Surabaya Mengeluh Jarang Dapat Bantuan

Surabaya (beritajatim.com) – Warga Kelurahan Kalisari Surabaya buka suara terkait minimnya bantuan yang mereka dapatkan selama masa pandemi. Hal ini terungkap melalui gelaran blusukan ke Kampung Tangguh yang dilakukan oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana.

Munari misalnya. Tokoh masyarakat Kalisari ini mengungkapkan jika selama ini warga di wilayahnya minim sekali mendapatkan bantuan. “Bantuan hanya tempat cuci tangan dan masker. Lainnya swadaya,” katanya.

“Semua biaya operasional kami lakukan swadaya. Jarang sekali bantuan datang kepada kami di Kalisari,” tambah Munari.

Senada dengan Munari, Abdul Fatah yang merupakan salah satu pengurus RW di wilayah itu mengungkapkan jika selama ini wilayahnya jarang didatangi oleh pejabat teras Pemkot Surabaya.

“Terima kasih banyak kepada Pak Wawali Whisnu sudah mau melihat di kampung kami. Baru ini kami kedatangan pejabat besar,” katanya.

Menanggapi keluhan itu, Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana memastikan jika insentif 10 juta untuk Kampung Tangguh akan segera dicairkan. Ia pun menargetkan jika hal itu akan beres di minggu ini.

“Pak Sekda sudah confirm ke saya. Minggu ini katanya bisa dicairkan. Sudah saya kejar terus sejak Hari Senin kemarin. Begitu Bu Wali oke,” ujar politisi PDIP ini.

“Dari BPK juga sudah menyatakan tidak ada masalah. Jadi jangan khawatir untuk itu. Akan terus kami perjuangkan,” pungkas pria yang santer disebut sebagai suksesor Wali Kota Risma untuk memimpin Surabaya itu. [ifw/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar