Surabaya (beritajatim.com) – Beredar sebuah video keributan yang terjadi di restoran Gacoan, Jalan Ambengan, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Minggu (7/5/2023). Video viral itu disebarkan oleh berbagai akun instagram dengan ratusan ribu pengikut.
Menanggapi video viral tersebut, Kabag Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi membenarkan kejadian keributan itu. Kejadian itu berawal dari selisih paham antara pihak driver ojek online dan karyawan mie Gacoan.
“Selisih paham. Yang ojek online merasa pesanannya kurang lalu disuruh antre lagi,” ujar Haryoko, Senin (08/5/2023).
BACA JUGA:
Viral Joki Balap Liar Ditodong Pistol, Polres Madiun Kota: Kami Lidik
Saat pesanan sudah selesai, karyawan mie Gacoan mengklaim telah memanggil driver ojek online kembali. Namun, panggilan tersebut tidak dihiraukan. Berselang beberapa waktu, driver ojek online menanyakan kembali pesanannya yang kurang. Saat itulah selisih paham terjadi dan berujung cekcok.
“Dimintai bill pemesanan, namun tidak bisa menunjukan pihak drivernya. Saat itulah drivernya mengamuk dengan membuang pesanan orang lain dan memancing driver lainnya,” imbuh Haryoko.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Djoko Soesanto mengatakan bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan diantara kedua belah pihak di Polsek Genteng. “Tadi anggota kami langsung datang dan menyelesaikan dengan kekeluargaan di Polsek. Baik pihak mie Gacoan dan driver ojol sudah saling memaafkan,” tegas Djoko.
BACA JUGA:
Video Viral Pamer Kekayaan Ternyata Milik Pengusaha Gempol Pasuruan
Manajemen Mie Gacoan yang diwakili Edi dari divisi sosial issue meminta maaf atas kejadian ini. Ia pun berjanji akan melakukan perbaikan pelayanan kedepannya. “Iya, itu benar terjadi. Kami akan memperbaiki pelayanan kedepannya. Kami juga meminta maaf kepada semua pihak yang dirugikan atas kejadian ini,” tegasnya. [ang/suf]






