Jombang (beritajatim.com) – Ular piton sepanjang empat meter secara tiba-tiba masuk ke mobil milik Hengki (43), pemudik asal Kertosono Kabupaten Nganjuk. Saat itu beserta keluarganya sedang berhenti di perempatan lampu merah Stadion Merdeka Jombang, Jumat (21/4/2023) siang.
Tentu saja, Hengki panik tak karuan. Dia melompat keluar, kemudian meminta bantuan ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang. Ulat sepanjang empat meter itu sembunyi di kolong mobil nopol N 1850 DD.
Petugas yang datang ke lokasi langsung beraksi. Namun hewan jenis reptil tersebut justru sembunyi. Dengan susah payah petugas mengeluarkan hewan melata tersebut dari kolong mobil. Hengki dan istrinya terpaksa harus menunggu proses evakuasi ular piton ini.
BACA JUGA:
Ular Piton Sempat Berkeliaran, Warga Taman Sidoarjo Ketakutan
Petugas sempat kesulitan menarik tubuh ular itu. Sebab ular tersebut melilit bagian mesin dan onderdil yang ada di kolong kendaraan. Proses itu berlangsung hingga satu jam. Walhasil, ular sebesar lengan orang dewasa itu akhirnya berhasil dikeluarkan.
Oleh petugas kemudian dimasukkan ke dalam karung plastik. “Sempat kesulitan. Karena tubuh ular melilit onderdil bagian bawah. Ular tersebut kami bawa ke BPBD Jombang,” ujar salah satu petugas bernama Arif sembari menunjukkan ular dalam karung itu.
Sementara itu, Hengki pemilik kendaraan mengaku tidak tahu tentang munculnya ular tersebut di mobnilnya. Hengki sempat panik. Apalagi ularnya berukuran cukup besar. Dia bersama dua orang keluarganya. “Alahamdulillah sudah bisa diambil, tapi harus cek kondisi kendaraan dulu ke bengkel,” ungkapnya.

Beberapa warga di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa ular itu sudah ada cukup lama dan berkeliaran di sekitar atap dan pohon di depan salah satu apotek Jalan Gus Dur Jombang.
Warga juga sudah berupaya menangkap namun selalu gagal.
Nah, secara mendadak ular itu jatuh dari sebuah kabel listrik milik PLN. Ular itu langsung masuk ke kolong mobil pengguna jalan yang saat itu tengah berhenti karena lampu merah. “Ularnya jatuh dari kabel langsung masuk ke kolong mobil,” tandas salah satu warga di lokasi. [suf/ted]






