Ngawi (beritajatim.com) – Warga Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur harus berjalan kaki sejauh 2 Km naik bukit untuk mengambil air. Ini lantaran sumber air yang terletak di dekat tempat tinggal mereka sudah mengering.
Sawino, warga setempat, mengatakan jika mereka harus melewati hutan dan perbukitan untuk mencari air bersih. Siang maupun malam pun mereka tetap mengambil air karena butuh, baik untuk rumah tangga dan hewan ternaknya.
“Untuk kebutuhan masak dan minim. Tidak dapat di satu titik, ya cari lagi,” kata Sawino, Rabu (9/8/2023)
Meski sudah berjalan beberapa kilometer dan mengambil di perbukitan, air yang mereka dapat tidak benar-benar bersih. Air masih keruh namun mereka tak punya pilihan lain.
BACA JUGA:
Dibangun 2 Tahun Lalu, Pasar Besar Ngawi Bakal Dioptimalisasi
Saat ini, di salah satu sungai dekat bukit itu masih ada satu sumber air. Yang bisa mereka manfaatkan hanya satu sumur itu saja. Selebihnya, sudah tak ada mata air lagi.
“Ini dibagi dengan warga yang lain. Makanya tidak bisa ambil banyak. Lubang sungai seperti ini ada di beberapa titik tapi ini sudah kering, tinggal yang di sini saja,” kata Sumadi, warga setempat.
BACA JUGA:
Sekda Ngawi Angkat Bicara Soal Dirinya Diusulkan Sebagai Pj Bupati Magetan
Saat ini, belum ada bantuan air bersih untuk mereka. Mereka mengharap segera ada bantuan agar mereka tak lagi kesulitan mendapatkan air. Kondisi serupa juga dialami warga desa lain yakni Desa Gandong, Suruh, dan Desa Bringin. [fiq/beq]







