Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah titik api di beberapa wilayah Gunung Bromo mulai padam, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) membuka kembali bagi pengunjung.
Pembukaan ini ditulis pada surat pemberitahuan yang ditandatangani oleh Kepala Bagian Usaha, Septi Eka Wardhani.
Dalam suratnya tersebut ada lima point yang perlu diperhatikan bagi pengunjung. Pada point pertama tertulis bahwa kawasan TNBTS telah dibuka kembali untuk wisatawan sejak Selasa (19/9/2023).
Pembukaan wisata ini dilakukan di empat titik masuk yakni pintu masuk Coban Trisula Kecamatan Malang, Wonokitri Kabupaten Pasuruan, Cemorolawang Kabupaten Probolinggo, Senduro Kabupaten Lumajang.
Lalu dalam point kedua calon pengunjung diharap membeli tiket secara online terlebih dahulu sebelum berangkat. Pasalnya tak bagi calon pengunjung yang melakukan pembelian tiket secara offline tidak diperkenankan, kecuali sistem lagi eror.
Baca Juga: Dampak Kebakaran Bukit Teletubis di Pasuruan Padam, Water Boombing Dihentikan
Selanjutnya dalam point ketiga, bagi pengunjung yang sudah melakukan pembookingan sejak tanggal 7 hingga 18 September bisa melakukan reschedule. Pada point keempat, bagi pengunjung yang ingin mengunjungi Ranu Regulo dan Ranu Darungan juga bisa dilakukannya karena kedua ranu tersebut sudah dibuka untuk wisatawan.
Tapi bagi pengunjung yang hendak mendaki Gunung Semeru masih ditutup. Hal ini dikarenakan aktivitas kegunungannya masih pada level III atau siaga.
Kemudian pada point yang terakhir dituliskan bahwa seluruh pengunjung dan jasa wisatawan harus mematuhi prosedur masuk, larangan dan perwaruran di kawasan TNBTS. “Mengingat saat ini masih dalam masa wasapada kebakaran hutan sehingga bagi pengunjung dilarang membuat api unggun, membawa kembang api, petasan dan flare demi kenyamanan dan keamanan kita semua,” tulis dalam surat tersebut. (ada/ted)






