Peristiwa

Selain Susu Bayi, Ini Daftar Kebutuhan Mendesak Pengungsi di Jombang

Warga Desa Bandar Kedungmulyo yang menggungsi di atas tanggul Sungai Brantas dengan mendirikan tenda terpal, Sabtu (6/2/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Banjir di Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo Jombang masih terjadi. Para pengungsi belum kembali ke rumah. Mereka tersebar di beberapa titik. Yakni, di Balai Desa Bandar Kedungmulyo, SDN Bandar Kedungmulyo II, tanggul Sungai Brantas, serta Polsek Bandar Kedungmulyo, Minggu (7/2/2021).

Berdasarkan data di Pos Gabungan dan dapur umum Balai Desa Bandar Kedungmulyo, ketinggian air saat ini antara 100 cm sampai 200 cm. Sedangkan warga yang terdampak 875 KK/356 jiwa. Meski bantuan mulai diberikan, namun ada sejumlah kebutuhan mendesak bagi pengungsi.

Di antaranya, personil, sembako, dana operasional, air bersih, susu bayi, dan pampers. Kemudian obat-obatan untuk anak, obat-obatan untuk ibu dan lansia, minyak kayu putih, serta minyak telon. Sedangkan logistik yang sudah terdistribusi meliputi mie instan 20 dus, beras 5 karung, minyak goreng 2 dus, gula 10 Bungkus, sayur, pisang, singkong dan sejenisnya.

“Personil pos gabungan terdiri dari 8 orang LPBI NU Nganjuk, 5 Orang LPBI NU Lumajang, 5 Orang LPBI NU Bangil, 8 orang Mapala Undar, serta 7 orang dari Lintas Jombang,” kata Nyohan Cacuk, relawan dari MPA (Mahasiswa Pecinta Alam) Trisula Undar Jombang.

Seperti diberitakan, banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo disebabkan beberapa titik tanggul jebol. Diantaranya, tanggul Sungai Avur di Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo jebol di dua titik. Yakni di Dusun Plosorejo dengan lebar kurang lebih 20 meter. Tanggul tersebut jebol pada Kamis (4/2/2021) sekitar jam tiga dini hari.

Rumah warga Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo yang terendam bajir, Sabtu (6/2/2021)

Kemudian di Dusun Kedunggabus. Tanggul yang jebol di dusun tersebut sepanjang 10 meter. Sementara di Desa Gondangmanis tanggul jebol seluas 20 meter. Tepatnya di Dusun Prayungan. Lagi-lagi, air tersebut masuk area persawahan.

Juga di Desa Brangkal, tanggul Sungai Avur jebol di dua titik. Masing-masing sepanjang 10 dan 7 meter. Jebolnya tanggul ini sekitar pukul setengah enam pagi. Pada Sabtu (6/2/2021), banjir di Dusun Manisrenggo, Gondangmanis mulai surut.

Namun muncul banjir baru di dua desa lainnya. Yakni Desa Pucangsimo dan Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Banjir di Bandar Kedungmulyo ini cukup parah. Ketinggian air mencapai 2 meter. Ribuan warga meninggalkan rumah untuk mengungsi. [suf/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar