Magetan (beritajatim.com) – Sejarah Benteng Kadipaten Purwodadi di Desa Purwodadi, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, bikin Dahlan Iskan kepincut.
Mantan Menteri BUMN itu berkesempatan langsung berkeliling benteng yang dibangun sebelum era Perang Jawa itu usai melakukan senam pagi bersama warga Desa Purwodadi pada Minggu (25/12/2022).
Dia penasaran dengan pasukan Pangeran Diponegoro yang saat itu menyiapkan diri untuk berperang melawan penjajah di Brang Wetan.
Septian Bagus Winata, salah satu keturunan Pangeran Diponegoro mengantarkan Dahlan Iskan jalan-jalan ke area benteng.
“Banyak yang ditanyakan Pak Dahlan, beliau penasaran terkait sejarah Benteng Kadipaten Purwodadi. Selama ini beliau belum tahu, dan baru melihat langsung ke lokasi ya hari Minggu itu setelah acara senam pagi,” kata Septian, Sabtu (31/12/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”Magetan”]
Septian menjelaskan jika Benteng Kadipaten Purwodadi dibangun sebelum era Perang Jawa, diperkirakan era-1700 akhir. Hingga kemudian pada saat Perang Jawa digunakan untuk mempersiapkan laskar-laskar Diponegoro di wilayah Brang Wetan yang dipimpin oleh R.M Dipokusumo untuk melawan Belanda.
“Jadi benteng ini sebetulnya sangat tua karena sebelum era Perang Jawa. Namun, saat ini kondisinya tinggal pagarnya saja yang berupa tembok setebal 110 cm yang mengelilingi area sekitar 3 hektar ini,” kata Septian.
Septian terus mengenalkan benteng kadipaten Purwodadi sebagai salah satu bagian dari sejarah kolonial di Magetan. Mulai dari mengadakan event Gumelaring Kadipaten Purwodadi yang dilaksanakan pada akhir Agustus dan saat ini menjelang akhir tahun pihaknya menyelenggarakan Parade Pura Bumi Purwodadi Benteng Harum Ing Bumi Mageti. [fiq/beq]







