Tuban (beritajatim.com) – Tradisi manganan atau sedekah bumi menjadi suatu kegiatan yang wajib oleh beberapa masyarakat di wilayah Kabupaten Tuban khususnya bagi warga Desa Kembangbilo, Kec/Kabupaten Tuban.
Namun, dalam tradisi tersebut ada yang unik, dimana masyarakat sekitar percaya akan mitos ketika ada petir dengan menyebut “aku putune Ki Lele” artinya “aku cucunya Ki Lele”.
Menurut Kepala Desa Kembangbilo M. Abdul Rochim mengungkapkan bahwa Ki Lele merupakan tokoh yang dipercaya oleh masyarakat sekitar dengan sebutan penangkap bledek dengan kata lain yaitu penangkap petir. “Sehingga, ketika ada bahaya petir masyarakat sekitar percaya dengan mengatakan aku putune mbah Ki Lele, maka tidak terkena sambaran petir tersebut,” ujar Abdul Rochim.
Dalam acara sedekah bumi itu diselenggarakan tepat di sekitar makam Ki Lele dan makam tersebut dikeramatkan oleh warga setempat. “Iya itu cerita zaman dahulu yang saya dengar,” terang dia.
Lanjut, sedekah bumi ini agenda rutin setiap tahun, ada dua dusun yakni Dusun Lidan dan Dusun Kembangbilo, keduanya selalu bergantian dalam melaksanakan sedekah bumi. “Ada dua dusun disini dan sudah sejak dulu sedekah bumi dilakukan,” tutur Abdul Rochim.
Manganan atau sedekah bumi di Desa Kembangbilo ini berbeda dengan sedekah bumi di tempat lain, sebab makanan yang dibawa sejak zaman dahulu hingga sekarang tidak ada yang berubah, seperti halnya krecek atau rengginang, kucur, jenang dan pisang.
Biasanya di tempat lain makanan yang dibawa bisa bervariasi dan modern. Namun, masyarakat setempat percaya bahwa nenek moyang zaman dahulu menyukai makanan seperti itu. “Itu jajan – jajan zaman dulu, apa yang disukai oleh mbah – mbah pada zaman dahulu, sehingga tidak bisa dirubah,” imbuhnya.
Selain jajanan, makanan lainnya yang dibawa yaitu nasi beserta lauk pauk dan ketan. Dari pantauan Beritajatim.com sebelumnya dilakukan acara doa bersama untuk mendoakan keluarga yang sudah tiada. “Tujuannya untuk memanjatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan, semoga kami senantiasa diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah,” pungkasnya. [ayu/kun]
BACA JUGA:
![Sedekah Bumi di Desa Kembangbilo Tuban, Begini Cerita Mitos Ki Lele Penangkap Petir Sedekah bumi atau manganan di Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban. [Foto:Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG_20230710_112618_11zon-e1689060186454-1024x559.jpg)





