Peristiwa

Satreskrim Polres Mojokerto Periksa 10 Saksi Kasus Makam Janin Bayi

Mojokerto (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Mojokerto menurunkan tiga tim. Sebanyak 10 orang saksi diminta keterangan terkait penemuan makam janin bayi yang baru dikubur di Makam Islam Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/5/2021) malam.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, tiga tim diturunkan untuk melakukan menyelidiki kasus penemuan makam janin bayi yang baru dimakamkan pada, Sabtu pekan lalu. “Kita sudah memeriksa 10 orang saksi,” ungkapnya, Senin (3/5/2021).

Sebanyak 10 orang saksi tersebut, lanjut Kasat, mulai dari orang yang pertama mengetahui kejadian, termasuk perangkat desa dan beberapa orang yang diduga mengetahui kejadian ini. Pihaknya juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga:

    “Sementara terkait pembongkaran makam janin bayi tersebut masih dalam pertimbangan, melihat perkembangan situasi dan koordinasi dengan perangkat desa setempat dan orang tua bayi. Orang tua bayi tersebut siapa? Masih dalam penyelidikan kami, insya Allah ada titik terangnya,” katanya.

    Masih kata Kasat, pihaknya masih melakukan penyelidikan sehingga belum mengetahui terkait jenis kelamin dan usia janin bayi. Kasat menjelaskan, jika usia janin di bawah lima bulan maka jenis kelamin belum bisa diketahui. Pihaknya belum bisa berasumsi banyak lantaran masih dilakukan penyelidikan.

    Sebelumnya, warga Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto digegerkan dengan penemuan makam janin yang baru dikubur di Makam Islam Dusun Tuwiri, Sabtu (1/5/2021) malam. Sebelumnya, ada empat orang terlihat di dalam area makam.

    Salah satu warga, Wahyu Afriliyan (34) menuturkan, sekira pukul 21.00 WIB, dua orang keponakannya lewat pemakaman desa setempat untuk membeli bakso. Kedua keponakannya tersebut melihat ada tiga orang laki-laki dan satu orang perempuan di dalam area makam. [tin/kun]


    Apa Reaksi Anda?

    Komentar