Peristiwa

Sakit Hati, Buyar Bunuh Adik Ipar di Jalan Desa Jatisari

Buyar pelaku pembunuhan

Lumajang (beritajatim.com) – Gara-gara sakit hati sering di-bully, Buyar Dul Manaf (51), warga Desa Jatisari Kecamatan Kedungjajang nekat membacok adik iparnya, Sari Muksir (50) hingga tewas di jalan. Terungkapnya kasus ini, setelah Tim Kuro Polres Lumajang melakukan penyelidikan selama 9 hari.

Informasi dihimpun di Mapolres Lumajang, Selasa (21/7/2020), petugas saat melakukan penyelidikan sering mendapat informasi simpang siur di masyarakat. Ada yang bilang, korban memiliki ilmu.

Bahkan, ada warga pertiwa pembacokan di jalan desa disebabkan pelaku begal. “Paling banyak bilang tidak tahu, dalam bahasa Madura, Tak Oneng,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa pada wartawan.

Masih kata dia, setelah tim Kuro melakukan penyelidikan, apakah korban memiliki masalah sebelum kejadian. Akhirnya mulai terkuak dan pelaku menunjukan kegelisahan saat pertemua keluarga. “Akhirnya pelaku mengakui aksinya petugas,” terangnya.

Kronolgis kejadian pembunuhan saat korban berpapasan dengan pelaku terlipat cek cok. Pelaku tidak terima dengan umpatan korban, langsung mengayunkan clurit yang disengkelitnya. “Korban alami luka bacok dibagian perut dan leher,” jelasnya.

AKibat perbuatan, tersangka dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan 20 tahun dan seumur hidup. Pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolres Lumajang untuk penyidikan lebih lanjut. (har/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar