Peristiwa

Ribuan Ikan Keramba di Telaga Ngebel Ponorogo Tiba-tiba Mati

oko Prasetyo menunjukkan ikan Nilanya yang mati. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Ikan Nila yang dibudidayakan di keramba Telaga Ngebel mati mendadak. Matinya ribuan ikan Nila ini disinyalir karena belerang dari dasar telaga yang naik ke permukaan. Sehingga airnya tercemari dan menyebabkan ikan-ikan tersebut mati.

“Matinya ya Senin (8/2) malam, paginya tahu-tahu sudah mati mengambang di dalam keramba,” kata Joko Prayitno, salah satu petani keramba di Telaga Ngebel saat ditemui¬†beritajatim.com, Selasa (9/2/2021).

Joko mengaku dengan kejadian ini, dirinya merugi hingga 2 ton. Kalau diuangkan sekitar Rp 50 juta. Fenomena naiknya belerang ini, kata Joko sebenarnya setiap tahun terjadi. Biasanya berkisar dari bulan Juli hingga Agustus. Dirinya dan petani lainnya kaget ternyata naiknya belerang maju hingga bulan Februari. Padahal saat ini, ikan Nila yang mati mendadak tersebut merupakan siap panen.

“Yang mati ini ya ikam siap panen, belum sampai di panen sudah mati duluan,” katanya.

Joko menyebut sebagian besar yang mati mendadak ini adalah ikan Nila. Untuk ikan Lele maupun Gurami cukup tahan dengan fenomena air yang bercampur belerang ini. Sehingga yang mati tidak sebanyak ikan Nila.

“Primadona di Telaga Ngebel ini ya Nila bakarnya, jadi petani banyak yang membudidaya ikan Nila. Ikan Lele dan Gurami jumlahnya sedikit,” pungkasnya. (end/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar