Surabaya (beritajatim.com) – Tim nasional Prancis harus menjalani laga terakhir fase Grup I Piala Dunia 2026 tanpa kehadiran pelatih kepala, Didier Deschamps. Juru taktik Les Bleus itu absen saat timnya menghadapi Norwegia pada Jumat setelah menerima kabar duka atas wafatnya sang ibu.
Ketidakhadiran Deschamps tidak mengurangi performa Prancis di lapangan. Di bawah arahan asisten pelatih Guy Stéphan, Les Bleus tampil dominan dan meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Norwegia, Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) sebenarnya berencana memberikan penghormatan kepada ibu Deschamps dengan meminta para pemain mengenakan ban hitam di lengan selama pertandingan. Namun, menurut laporan The Athletic, permintaan tersebut tidak disetujui FIFA.
Selain itu, sempat terjadi kesalahpahaman terkait prosesi penghormatan sebelum pertandingan dimulai. FFF awalnya menginformasikan kepada awak media bahwa akan digelar mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang ibu Deschamps.
Tak lama berselang, FFF memberikan klarifikasi bahwa momen mengheningkan cipta yang diselenggarakan FIFA sebenarnya diperuntukkan bagi para korban gempa bumi mematikan yang terjadi di Venezuela, bukan sebagai penghormatan khusus kepada keluarga Deschamps.
Meski kehilangan sosok pelatih utama di pinggir lapangan, Prancis tetap tampil impresif. Ousmane Dembélé menjadi bintang kemenangan setelah mencetak hat-trick hanya dalam 32 menit, sebuah catatan yang menjadikannya pemilik hat-trick tercepat kedua dalam sejarah Piala Dunia. Désiré Doué melengkapi kemenangan Les Bleus dengan satu gol tambahan.
Hasil tersebut memastikan Prancis menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan rekor sempurna sembilan poin. Tim asuhan Deschamps pun melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup I.
Didier Deschamps sendiri telah menangani Timnas Prancis sejak 2012 dan menjadi salah satu pelatih tersukses dalam sejarah negara tersebut. Di bawah kepemimpinannya, Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 serta menjadi runner-up pada edisi 2022.
Pada Piala Dunia 2026, Les Bleus kembali masuk dalam daftar favorit juara. Selain memiliki skuad bertabur bintang, dua penyerang mereka, Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé, juga tengah bersaing dalam perebutan gelar Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak turnamen. (faw/ted)






