Sumenep (beritajatim.com) – Teka-teki percikan api misterius di rumah Hairun (55), Desa Payudan Nangger, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, hingga saat ini belum terpecahkan. Percikan api bisa sewaktu-waktu muncul dan menyambar benda-benda dari bahan yang mudah terbakar.
Demi keamanan dan keselamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep meminta pemilik rumah untuk sementara waktu mengosongkan rumah. Selain itu, barang-barang di dalam rumah yang berpotensi terbakar, dikeluarkan dari dalam rumah.
“Kami meminta rumah dikosongkan, sebagai antisipasi. Dari BPBD juga sempat melakukan penjagaan di rumah Pak Hairun. Tapi sekarang karena dirasa sudah aman, personel kami sudah kembali,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, Sabtu (7/10/2023).
BACA JUGA:
Geger! Tiba-tiba Muncul Percikan Api Misterius di Rumah Warga Sumenep
Percikan api itu muncul pertama kali membakar taplak meja di ruang tamu. Saat itu, Hairun, pemilik rumah, tengah duduk di kursi ruang tamu.
Sekitar 20-30 menit berikutnya, api muncul di 6 titik yang berbeda. Ada yang membakar sofa, dan tongkol jagung di dalam karung di belakang rumah.
Keesokan harinya, percikan api tanpa sebab itu muncul lagi di 4 titik. Salah satunya menyambar tas yang tergantung di dinding.
BACA JUGA:
Polres Sumenep Kirim 6 Tangki Air ke Dua Desa Kekeringan
“Kalau dihitung, mungkin sekitar 26 kali percikan api itu keluar. Ada yang di dinding, di dalam kamar, di ruang tamu, hingga di teras. Api tiba-tiba muncul tanpa sebab apapun dan tiba-tiba membesar dengan sendirinya, seperti disiram bensin,” ungkap Hairun, pemilik rumah.
Aparat kepolisian pun mendatangi lokasi untuk mengecek langsung kejadian tersebut. Menurut polisi, kejadian itu merupakan kejadian mistis. [tem/beq]






