Sumenep (beritajatim.com) – Munculnya percikan api tanpa sebab di rumah H. Hairun (55), Desa Payudan Nangger, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, hingga saat ini masih menjadi misteri. Kejadian mistis itu muncul puluhan kali sejak Selasa (03/10/2023).
“Munculnya api tanpa sebab itu biasanya selepas adzan Dhuhur hingga menjelang Maghrib. Kemudian hilang. Setelah itu muncul lagi setelah Isya,” kata H. Hairun, pemilik rumah, Sabtu (07/10/2023).
Percikan api itu muncul pertama kali membakar taplak meja di ruang tamu. Saat itu, Hairun, pemilik rumah, tengah duduk di kursi ruang tamu. Sekitar 20-30 menit berikutnya, api muncul di 6 titik yang berbeda. Ada yang membakar sofa, hiasan dinding, hingga tongkol jagung di dalam karung di belakang rumah. Keesokan harinya, percikan api tanpa sebab itu muncul lagi di 4 titik. Salah satunya menyambar tas yang tergantung di dinding.
“Kalau dihitung, mungkin sekitar 26 kali percikan api itu keluar. Ada yang di dinding, di dalam kamar, di ruang tamu, hingga di teras. Api tiba-tiba muncul tanpa sebab apapun dan tiba-tiba membesar dengan sendirinya, seperti disiram bensin,” ujarnya.
Hairun sendiri mengaku tidak paham darimana api tanpa sumber api itu muncul. Namun ia mengaku, pada Selasa kemarin sebelum api misterius muncul, di rumahnya tiba-tiba tercium aroma dupa. Seluruh anggota keluarganya juga mencium aroma yang sama.
“Waktu itu saya pikir, oh, mungkin saatnya saya mendoakan ahli kubur. Karena itu, saya kemudian baca tahlil sendirian, sambil duduk di kursi,” katanya.
Setelah itu, karena sudah larut malam, H. Hairun memutuskan untuk beristirahat di kamarnya. Namun ia terkejut ketika melihat di tempat tidurnya, ada 2 boneka milik cucunya. Padahal boneka itu sudah dimasukkan ke dalam karung, dan ditaruh di kamar lain.
“Saya tanya ke istri dan anak saya, mereka mengaku tidak pernah memindahkan boneka itu ke tempat tidur saya. Di rumah saya tidak ada orang lain lagi. Jadi boneka itu sepertinya pindah sendiri ke kamar saya,” tuturnya.
Ia pun langsung memutuskan membuang dan merusak 2 boneka itu dengan cara isinya dikeluarkan. Bahkan tidak hanya 2 boneka itu. Puluhan boneka lain yang sudah lama disimpan juga dikeluarkan isinya.
“Rencanya akan saya bakar. Ternyata sebelum boneka itu saya bakar, muncullah api misterius di meja. Saya duduk di kursi ruang tamu, tiba-tiba api pertama itu muncul di depan saya, membakar taplak meja. Kemudian disusul muncul percikan api lain di tempat yang berbeda,” ungkapnya. (tem/kun)
BACA JUGA: Percikan Api Misterius di Sumenep, Rumah Dikosongkan






