Peristiwa

Pelaku Percobaan Pembunuhan di Mojokerto Tak Miliki Gangguan Jiwa

Kedua korban menjalani perawatan di ICU RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pelaku percobaan pembunuhan terhadap kedua orang tua kandungnya, Adi Murdiyanto Hermanto (27) terancam pasal berlapis. Warga Dusun Kuripan RT 3 RW 04, Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ini juga tak miliki gangguan jiwa.

“Kondisi saat dilakukan pemeriksaan baik-baik saja, yang bersangkutan juga menjawab, bisa menjawab dengan baik kemudian juga tahu apa yang dilakukan atas perbuatannya itu,” ungkap, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhiy Hangga Putra, Senin (28/9/2020).

Masih kata Kasat, bahkan bungsu dari tiga bersaudara ini menyesali perbuatannya telah melakukan penganiayaan terhadap kedua orang tuanya, Yasin (70) dan Muripah (65). Dari pengakuan pelaku, aksi tersebut dilakukan karena pelaku emosional dan tidak ada perencanaan sebelumnya.

“Pelaku juga menyesali perbuatan yang dilakukannya dan itu tindakan yang dilakukan oleh bersangkutan itu adalah karena emosional jadi tidak ada perencanaan sebelumnya hanya spontan saja. Sampai saat ini belum (melakukan pemeriksaan kejiwaan pelaku),” kayanya.

Terkait apakah pelaku mengkonsumsi obat-obatan sehingga menyebabkan pelaku nekat melakukan penganiayaan terhadap kedua orang tuanya? Kasat mengaku masih akan mengagendakan meski tim penyidikan Satreskrim Polres Mojokerto berkeyakinan pelaku tidak mengkonsumsi obat terlarang.

“Kita agendakan untuk pemeriksaan (konsumsi obat terlarang). Kalau penyidik tidak tapi desas-desus di masyarakat nanti jadi pertimbangan kita semua dalam penyidikan. Pelaku kita ancam Pasal 338 jo 54 Ayat 1 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 44 Ayat 2 UU PKDRT,” jelasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar