Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pameran Pendidikan Lamongan, Kenalkan Kreativitas Hingga Karakter Pancasila

Pameran Pendidikan, yang digelar oleh Dinas Pendidikan Lamongan, pada tanggal 29 September hingga 2 Oktober 2022, di Gedung Sport Center Lamongan (SCL).

Lamongan (beritajatim.com) – Kurikulum merdeka tengah dilaksanakan di Indonesia. Dalam implementasinya, kurikulum merdeka menekankan pada terwujudnya profil pelajar pancasila yang meliputi perilaku mandiri, berpikir secara kritis, kreatif, semangat gotong royong, beriman kepada Tuhan, dan kebhinekaan global.

Oleh karenanya, sebagai bentuk dukungan dan wadah untuk memamerkan kreativitas pelajar, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menggelar Pameran Pendidikan, pada tanggal 29 September hingga 2 Oktober mendatang, di Gedung Sport Center Lamongan (SCL).

Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf yang berkesempatan untuk membuka kegiatan ini mengungkapkan bahwa pameran pendidikan tersebut menjadi wadah reuni massal bagi seluruh insan pendidikan di Kabupaten Lamongan.

Pameran Pendidikan, yang digelar oleh Dinas Pendidikan Lamongan, pada tanggal 29 September hingga 2 Oktober 2022, di Gedung Sport Center Lamongan (SCL).

Menurut Wabup Rouf, dalam pameran pendidikan yang bertajuk ‘Membentuk Karakter Pelajar Pancasila melalui Kurikulum Merdeka’ ini, masyarakat bisa melihat prestasi sekolah dan kreativitas karya siswa, terutama karya project profil pelajar Pancasila yang diterapkan dalam kurikulum merdeka.

“Dalam kegiatan ini ada pameran tentang proses pendidikan, juga terkait dunia usaha. Orang tua dan siswa boleh bertanya kepada petugas stan, bisa tentang keunggulan sekolah, hasil karya siswa, atau bahkan terkait kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Sehingga sejak dini siswa atau mahasiswa sudah membekali dirinya dengan skill dan kompetensi yang dibutuhkan,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Munif Syarif menyebut bahwa kegiatan ini diikuti oleh lembaga pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi, serta didukung UMKM dunia usaha baik BUMD, BUMN, maupun lembaga swasta.

Bahkan, pameran ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, di antaranya pameran sekolah, kompetisi dan lomba pop singer, menggambar, dan tari kreasi, pasar rakyat, pameran IT, UKM, pentas seni, juga gelaran produk sekolah.

“Pameran ini dilaksanakan selama 4 hari, mulai dari 29 September sampai 2 Oktober 2022, dan buka mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Peserta lombanya juga cukup banyak dan antusias,” terang Munif.

Pameran Pendidikan, yang digelar oleh Dinas Pendidikan Lamongan, pada tanggal 29 September hingga 2 Oktober 2022, di Gedung Sport Center Lamongan (SCL).

Lebih lanjut, Munif menjelaskan, berbagai kreativitas dipamerkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari kearifan lokal, wirausaha, sekolah adiwiyata, digital literasi, digital school hingga unit kegiatan di sekolah.

“Seperti yang dilakukan Makah (Madrasah Tsanawiyah Al Mubarokah) dan Mara (Madrasah Aliyah Ruhul Amin) Turi, yang mengenalkan kegiatan kemasyarakatan berbasis agama berupa Santana (santri tanggap bencana), Sandirga (santri dirgantara), juga Santani di bidang pertanian, dengan membawa alat bantu dalam aksi humanitarian penanganan konflik dan tanggap bencana di Indonesia,” tutupnya.[riq/ted]

Pameran Pendidikan, yang digelar oleh Dinas Pendidikan Lamongan, pada tanggal 29 September hingga 2 Oktober 2022, di Gedung Sport Center Lamongan (SCL).

Apa Reaksi Anda?

Komentar