Peristiwa

Pabrik Baja di Dlanggu Mojokerto Meledak, Karyawan Dilarikan ke Rumah Sakit

Foto: ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Pabrik baja PT JMI  di Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa (9/6/2020) dini hari meledak. Akibatnya, ada enam pekerja terpaksa dievakuasi ke dua Rumah Sakit (RS) berbeda.

Sebelum akhirnya meledak, suara keras terdengar hingga beberapa kilometer. Ini diketahui dari sejumlah postingan netizen di beberapa grup media sosial (medsos) yang menyebutkan suara ledakan cukup keras dari pabrik tersebut.

Nama pabrik dan lokasinya juga jelas disebutkan sejumlah netizen. Sementara itu pantauan beritajatim.com di lokasi, tampak puluhan warga bergerumun di depan pabrik. Tak lama, puluhan pekerja keluar dari dalam pabrik mengendarai kendaraan roda dua.

Salah satu warga membenarkan, mendengar suara ledakan cukup keras dari pabrik baja tersebut. “Adik saya tidak pulang-pulang katanya ke sini jadi saya kesini sekalian melihat. Katanya ada korban, saya kesini sudah dibawa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penanggulangan Bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, Didik Soedarsono ketika dikonfirmasi mengatakan, ada enam korban dari ledakan pabrik baja tersebut. “Dibawa dua RS berbeda. RSI Sakinah dan RS Sido Waras,” katanya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait ledakan yang terjadi di pabrik baja PT JMI  di Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto tersebut. Meski di depan pabrik banyak warga berkerumun tapi tidak terlihat dari luar lokasi ledakan.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar