Madiun (beritajatim.com) – Monumen pesawat tempur Hawk 200 di Perempatan Dumpil, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun segera diresmikan. Saat ini masih proses pemasangan oleh Skadron Tekni 042 Lanud Iswahjudi.
Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Wastum mengatakan bahwa saat ini proses pemasangan akan segera selesai. Pun, bakal segera dilaporkan ke Panglima TNI Laksamana Yudo Margono untuk bisa segera diresmikan.
“Segera kami laporkan karena pemasangan hampir selesai. Rencananya Oktober 2023 ini segera diresmikan oleh Panglima TNI,” kata Wastum, Rabu (27/9/2023).
Jadi, lanjut Wastum, di Perempatan Dumpil tak hahya ada tank dan meriam, tapi juga pesawat tempur. Itulah ikkn-ikon baru di Kabupaten Madiun.
Pesawat Hawk 200 itu merupakan pesawat yang dulunya digunakan di Lanud Supadio. Kemudian, di Lanud Iswahjudi juga sempat ada Hawk MK-53.
BACA JUGA:
Lanud Iswahjudi Pasang Hawk 200 di Perempatan Dumpil Madiun
“Untuk Pesawat Hawk 200 ini lebih baru dari Hawk MK-53. Jadi, dari Lanud Supadio, kami bawa ke sini, sesuai perintah pimpinan. Saat ini sudah dipasang untuk bisa dilihat langsung oleh masyarakat,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, ada pemandangan berbeda di perempatan Dumpil Desa Bagi Kecamatan/Kabupaten Madiun. Tak hanya ada tank milik Marinir, kini ada Pasawat Hawk 200.
Skadron Teknik 042 Lanud Iswahjudi telah memasang pesawat tempur tersebut di perempatan yang berdekatan dengan Exit Tol Madiun itu pada Rabu (13/9/2023). Alat berat dikerahkan untuk memasang pesawat. Pesawat itu menghadap ke barat.
Selain untuk menarik perhatian masyarakat, pemasangan Hawk 200 juga untuk membina potensi kedirgantaraan dan meningkatkan kebanggaan terhadap TNI Angkatan Udara.
BACA JUGA:
MGT Tundukkan Tangerang Hawks Basketball, Skor 64 – 60
Adapun, pesawat dengan nomor ekor TT-0229 itu pernah dioperasikan oleh Skadron Udara 1 Lanud Supadio di Pontianak, Kalimantan Barat.
Pemasangan monumen pesawat Hawk 200 ini menjadi bukti konkret dari komitmen TNI Angkatan Udara dalam menjaga dan mengembangkan potensi kedirgantaraan Indonesia sambil mengenang sejarah prestisius alutsista yang telah berjasa dalam menjaga keamanan negara.
“Itu baru pemasangan saja. Belum diresmikan,” kata Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi Kapten Sus Diatna, Kamis (14/9/2023).
Diketahui, untuk wilayah Kabupaten Madiun sebelumnya telah dipasang Monumen Pesawat Tempur di Alun-Alun Reksogati Kecamatan Mejayan. Pesawat F-5 Tiger dihibahkan TNI AU sebagai monumen pada 2018 silam. [fiq/beq]






