Peristiwa

Malam Ini, Banjir Kembali Rendam 163 Rumah di Tempuran Mojokerto

Banjir yang terjadi di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Banjir kembali merendam dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Tercatat ada 163 rumah terendam banjir luapan Sungai Avour Watudakon.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, dua dusun yang diterjang banjir adalah Bekucuk dan Tempuran. Dari dua dusun tersebut ada ratusan rumah yang terendam.

“Curah hujan yang cukup tinggi di wilayah hulu serta kawasan wilayah lokal (Kabupaten Mojokerto) dengan intensitas sedang hingga lebat, menyebabkan peningkatan debit air Sungai Avour Watudakon yang berlokasi di Desa Tempuran,” ungkapnya, Kamis (7/1/2021).

Masih kata Zaini, di Dusun Bekucuk tercatat ada 142 rumah warga yang terendam air dengan ketinggian antara 20 cm sampai 40 cm.  Di Dusun Tempuran ada 21 rumah warga yang tergenang air dengan ketinggian 20 cm sampai 40 cm.

“Selain itu, ada sejumlah fasilitas umum di Desa Tempuran yang terendam banjir. Yakin Balai Desa Tempuran, SDN Tempuran dan gereja.  Ketinggian air antara 20 cm sampai 40 cm. Total rumah terdampak banjir di dua dusun itu sebanyak 163 unit,” urainya.

Selain merendam rumah warga dan fasilitas umum, lanjut Zaini, air bah juga merendam area persawahan milik warga dengan jenis tanaman padi seluas kurang lebih 50 hektar. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto juga telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat

“Posko Laporan Tanggap Darurat di dirikan di Balai Desa Tempuran, memfasilitasi logistik untuk Tim Destana dan perempuan tangguh Desa Tempuran. Dapur Umum yang didirikan Dinsos sejak Senin kemarin menyiapkan 300 nasi bungkus. Kami juga mengirim bantuan air bersih ke warga terdampak,” katanya. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar