Blitar (beritajatim.com) – Desinta menjadi satu dari sekian banyak pegawai yang hingga kini belum menerima Refund tiket Konser Dewa 19 yang batal digelar di Lapangan Yonif 511 Kota Blitar pada bulan Oktober lalu. Wanita yang bekerja di salah satu instansi pemerintahan ini mengaku membeli 5 tiket konser Dewa 19.
Lima tiket konser itu ia beli melalui market place untuk rekan-rekan sekantornya. Kini akibat gagalnya konser group band Dewa 19, Desinta pun terancam kehilangan uang sekitar 1,7 juta rupiah.
Uang yang menurut Desinta lumayan besar bagi kalangan pegawai di Kabupaten Blitar. Apalagi saat ini tengah menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2023.
“5 Tiket itu sekitar 1.700 lebih ya lumayan besar lah untuk kalangan pegawai di lingkup Kabupaten Blitar,” kata Desinta, Sabtu (15/04/23).

Desinta sendiri mengaku telah berkomunikasi dengan pihak penyelenggara terkait refund tiket konser Dewa 19 yang batal digelar. Di awal komunikasinya dulu pihak penyelenggara menjanjikan akan mereschedule pengembalian uang tiket Konser Dewa 19.
Namun setelah beberapa kali dilakukan perubahan jadwal pengembalian uang tiket konser Dewa 19 pihak penyelenggara tak kunjung melakukan pembayaran. Bahkan beberapa waktu terakhir ketika Desinta meminta kejelasan terkait pengembalian uang tiket pihak penyelenggara justru meminta dirinya untuk sabar menanti.
“Awalnya dijadwalkan untuk di reschedule tapi tidak ada kenyataannya bahkan responnya meminta untuk sabar begitu,” imbuhnya.
Sementara itu warga lain Khayatul Mahki mengatakan mayoritas calon penonton tiket konser Dewa 19 yang gagal merupakan para pegawai instansi baik itu pemerintahan maupun swasta. Khayatul Mahki sendiri juga merupakan salah satu pegawai negeri sipil di lingkup pemerintahan. Ia pun membeli 3 tiket konser Dewa 19.
Mahki menceritakan bahwa salah satu rekannya yang bekerja di sebuah instansi pemerintahan telah membeli 20 tiket konser Dewa 19. Apesnya hingga kini uang pengembalian untuk 20 tiket konser Dewa 19 yang dibatalkan itu tak kunjung diterimanya.
Hal itu pun menjadi beban tersendiri pasalnya teman sekantornya menganggap bahwa uang pengembalian tiket konser Dewa 19 telah dilakukan. Namun nyatanya hingga kini uang tersebut tak kunjung ia terima.
“Iya bahkan ada yang sampai 20 tiket masuk orang itu karena kan itu buat instansi jadi ya kalau kondisinya seperti ini ya kasihan,” jelas Mahki.
https://beritajatim.com/hukum-kriminal/konser-dewa-19-di-blitar-gagal-penonton-tagih-pengembalian-tiket/
Kini seluruh calon penonton konser Dewa 19 yang gagal digelar hanya berharap uang tiketnya bisa segera dikembalikan. Langkah hukum sudah ditempuh demi mempercepat proses pengembalian uang tiket yang terus dijanjikan dan diingkari oleh pihak penyelenggara.
Informasi yang diterima oleh para calon penonton konser Dewa 19, total tiket yang dijual oleh penyelenggara ada sekitar 7.000. Sehingga total kerugian jika uang tiket konser Dewa 19 yang gagal digelar tersebut tidak dikembalikan mencapai 1,4 miliar rupiah lebih.
Diketahui pihak penyelenggara konser Dewa 19 sendiri berasal dari kota Surabaya. Menurut informasi dari calon penonton konser Dewa 19, pihak penyelenggara tersebut atas nama FHD Enterprise.
Kini seluruh warga yang mengaku menjadi korban refund tiket konser Dewa 19 yang batal digelar di Lapangan Yonif 511 Kota Blitar telah melapor ke Polres Blitar Kota. Menurut para pelapor mereka juga sudah mendapatkan persetujuan dari pihak penyelenggara melalui komunikasi baik telepon maupun WhatsApps. [owi/but]






