Lamongan (beritajatim.com) – Pencarian terhadap jasad pemuda yang hilang karena tenggelam di Waduk Gondang, Kecamatan Sugio Lamongan dilanjutkan pada besok pagi, Senin (20/2/2023).
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro mengungkapkan, diberhentikannya pencarian korban tenggelam di Waduk Gondang itu lantaran kondisi Waduk yang semakin gelap. Selain itu, hujan deras juga mengguyur kawasan setempat.
“Karena kondisi gelap dan hujan yang tak memungkinkan untuk dilakukan pencarian lebih lanjut, akhirnya pencarian dihentikan untuk sementara pada pukul 17.00 WIB. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada pukul 07.00 WIB besok, Senin (20/2/2023),” ungkap Anton, saat dikonfirmasi beritajatim.com, Minggu (19/2/2023) malam.
Menurut Anton, pencarian terhadap korban yang tenggelam di waduk Gondang ini dilakukan oleh para petugas dari Polairud Polres Lamongan, Polsek Sugio dan Koramil Sugio. Pencarian ini dimulai setelah petugas menerima laporan dari warga. “Petugas dari Polsek Sugio dan Koramil Sugio menerima laporan dari warga sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung datang ke TKP dibantu oleh Polairud Polres Lamongan. Kemudian pencarian dilakukan,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tenggelam”]
Berdasarkan informasi yang didapat beritajatim.com dari kepolisian, pemuda yang tenggelam itu bernama Fajar Dimas (17 th), pemuda asal Dusun Blawi, RT 001 RW 004, Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, Lamongan.
“Iya, ada seorang pemuda yang tenggelam di Waduk Gondang Kecamatan Sugio. Kejadiannya hari ini, sekitar pukul 12.30 WIB,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro, Minggu (19/2/2023).
Seperti diberitakan sebelumnya, korban tenggelam ini bernama Fajar Dimas (17), pemuda asal Dusun Blawi, RT 001 RW 004, Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, Lamongan.
Kejadian ini bermula saat korban Fajar bersama satu temannya bernama Surya Mahendra Putra (17), yang juga masih satu desa dengan Fajar, hendak pergi ke Waduk Gondang, pada pukul 11.30 WIB. Mereka mengendarai sepeda motor menuju hutan Mahoni, yang berada di Dusun Jladri, Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio.
Setibanya di lokasi pada pukul 12.20 WIB, keduanya lalu menaiki perahu yang terbuat dari kayu pohon ental. Mereka sengaja menaiki perahu itu dengan maksud untuk bermain di sekitaran waduk. Nahasnya, saat perahu kayu yang mereka tumpangi itu berada di tengah waduk. Secara mendadak perahu mengalami oleng dan tiba-tiba terjungkir.
Kedua pemuda itu pun tercebur ke dalam air, di jarak sekitar 30 meter dari tepian. Keduanya sempat berpegangan di perahu agar tak tenggelam. Satu korban atas nama Surya Mahendra Putra selamat karena bisa berenang. Sedangkan korban bernama Fajar Dimas tenggelam di Waduk Gondang dan sampai saat ini masih dalam pencarian.
Kala itu, Korban Surya memberanikan diri untuk melepas pegangannya dari perahu. Ia berusaha menyelamatkan dirinya dengan berenang menuju ke tepian dan selamat. Korban Surya mengaku bahwa korban Fajar ketakutan dan sempat berteriak meminta tolong karena tak bisa berenang.
Sayangnya, korban Surya yang panik tak kuasa untuk menyelamatkan korban Fajar. Ia sudah tak lagi melihat temannya yang tertinggal di perahu saat sampai di tepian waduk. Korban Surya merasa syok dan meminta tolong kepada warga setempat. Sejenak kemudian, petugas yang menerima laporan akhirnya datang ke TKP dan melakukan pencarian.[riq/kun]






