Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan tragis sesama pengendara motor di wilayah Gresik terjadi lagi. Kali ini melibatkan pengendara motor Honda Vario dengan Honda GL di Jalan Raya Desa Cerme Lor. Satu pengendara meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) sedangkan seorang balita selamat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Unit Laka Satlantas Polres Gresik, pengendara motor Honda Vario W 6540 NDH adalah Syamsul Arifin (33) warga Blimbing Kota Malang tinggal di Perum Singgasana Cerme, Gresik.
Syamsul yang membonceng anaknya Ahmad Jibran (5) berjalan dari arah barat ke timur. Saat hendak belok ke kiri di Jalan Raya Cerme Lor Gresik, Syamsul terlalu mengambil haluan terlalu kanan. Dia tidak memerhatikan kendaraan yang berjalan lurus selatan ke utara.
Pada saat itu, bersamaan ada pengendara motor Honda GL L 3734 QZ yang dikendarai Siswanto (17) pelajar asal Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Gresik. Karena jaraknya terlalu dekat, adu moncong sesama pengendara motor tak bisa dihindari yang kemudian menyebabkan benturan keras.
“Pengendara Honda Vario Syamsul Arifin meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Wiji Mulyono, Selasa (26/10/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-gresik”]
Perwira pertama Polri ini menambahkan, anak korban Ahmad Jibran selamat dan hanya mengalami luka ringan.
“Anak korban yang masih balita selamat termasuk pengendara motor Honda GL iswanto hanya mengalami luka ringan,” imbuhnya.
Wiji juga menghimbau kepada pengguna jalan roda dua tetap berhati-hati saat melintas di Jalan Raya Cerme. Pasalnya, jalan tersebut termasuk ‘black spot’ rawan kecelakaan.
“Saya menghimbau tetap waspada dan berhati-hati serta mematuhi peraturan rambu-rambu lalu lintas,” tandasnya. [dny/but]






