Magetan (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Kawedanan-Nguntoronadi masuk Desa Tulung, Kawedanan, Magetan, Jawa Timur pukul 19.00 WIB. Akibatnya, salah seorang remaja putri berinisial DKA (12) meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan Honda Beat nopol AE 5657 KW yang dikendarai HRZ (12) warga Desa Bogem, Kawedanan, Magetan membonceng DKA (12) warga desa Mangunrejo, Kawedanan, Magetan. Kemudian Yamaha N-Max nopol A 5205 WAL yang dikendarai KS (43) warga Kota Tangerang, Banten. Serta, bus sedang nopol G 1574 GR yang dikendarai AR (41) warga Desa Bangunsari, Mejayan, Kabupaten Madiun yang mengangkut belasan penumpang rombongan hajatan pernikahan.

Kejadian berawal saat bus melaju dari arah Kawedanan, searah di belakangnya ada Honda Beat. Sampai di lokasi kejadian, pengemudi Honda Beat hendak mendahului bus. Saat itu juga, dari arah berlawanan melaju N-Max yang langsung bertabrakan dengan Honda Beat.
Kedua pengendara Beat langsung terlempar. DKA membentur badan bus kemudian membentur aspal. Remaja putri itu meninggal di lokasi kejadian.
Sementara, pengemudi N-Max dan Beat mengalami luka berat. Keduanya sempat dibawa ke Puskesmas Tladan dan kemudian dirujuk ke RSUD dr Soedono.
“Saya lihat saat kembali dari selametan, itu sudah ada perempuan yang tergeletak di jalan. Sudah meninggal, sementara yang mengemudi N-Max itu di pinggir jalan. Tergeletak juga tapi luka-luka,” kata Juprianto, saksi mata yang berasal dari desa setempat.
BACA JUGA:
Polisi yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Sayidiman Magetan. Pun, ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan ke Pos Lantas Kawedanan. [fiq/but]






