Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Jenazah Wanita Membusuk di Sungai Ketonggo Ngawi

Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah yang diduga adalah Nurul Hidayah, Rabu (11/5/2022)

Ngawi (beritajatim.com) – Warga Desa Babadan, Paron, Ngawi gempar usai ada temuan sesosok mayat perempuan yang hampir tinggal tulang di semak-semak di pinggir sungai Ketonggo, Rabu (11/5/2022) pukul 15.00 WIB.

Kejadian berawal saat warga melintas di hutan Srigati sekitar Sungai Ketonggo. Lantaran mencium bau tidak sedap. Dicari sumber bau, tenyata berasal dari jenazah yang membusuk dan hampir tinggal tulang tersangkut di semak-semak di pinggir kali.

Kapolsek Paron AKP Suyitno mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat dan kemudian mengecek ke lokasi. Medan yang terjal dan sulit membuat proses evakuasi terhadap jasad yang diduga Nurul Hidayah memakan waktu kurang lebih 1,5 jam.

Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah yang diduga adalah Nurul Hidayah, Rabu (11/5/2022)

“Kami dapat laporan warga yang menemukan mayat yang tersangkut semak-semak. Kemudian bersama petugas BPBD kami meluncur ke lokasi kejadian dan mengevakuasinya,” ungkap Kapolsek Paon AKP Suyadi, Senin (11/5/2022)

Usai dievakuasi, polisi pun melakukan pemeriksaan fisik jenazah tersebut. Dugaan sementara jenazah wanita itu adalah Sri Nurul Hidayah (60) warga Desa Sidorejo, Kendal, Ngawi. Sri dilaporkan hilang karena terseret banjir pada Minggu, 24 April 2022 lalu.

“Hasil pemeriksaan luar sementara, jenazah wanita yang ditemukan tadi diduga atas nama Sri Nurul Hidayah yang hilang sekitar tiga pekan lalu. Namun untuk memastikan ini jasad yang dimaksud atau bukan, akan kita kirim ke rumah sakit untuk visum,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi oleh Polisi bersama BPBD jenazahnya dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. [fiq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar