Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Jembatan Ambrol, Warga Terisolir, Kebutuhan Makan Disuplai Pakai Tali

Banyuwangi (beritajatim.com) – Puluhan warga Dusun Gunung Krikil, Desa Tegalharjo, Glenmore masih terisolir akibat jembatan penghubung ambrol. Mereka tidak bisa keluar dari daerahnya lantaran jembatan Carangan itu merupakan akses satu-satunya untuk beraktivitas.

Kondisi warga di daerah itu saat ini cukup miris. Banyak warga yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan bahan makanan maupun kebutuhan lainnya.

Akibatnya, sejumlah warga mulai memutar otak untuk bisa menyuplai kebutuhan mereka. Salah satunya membuat tali gantung darurat yang digunakan untuk menarik ulur bahan makanan maupun kebutuhan lain bagi warga.

Tali sepanjang 20 meter yang dilengkapi dengan roda itu menjadi akses utama untuk hilir mudik kebutuhan bagi warga. Baik beras, makanan instan, maupun alat-alat kebutuhan lain harus melewati akses itu.

Warga dari seberang mengirim satu persatu kebutuhan warga di sisi seberang lainnya. Aksesnya berada di atas jembatan carangan yang kini sedang ambrol.

“Ini inisiatif warga, karena akses ke sana itu susah sekali harus menggunakan motor trail. Sehingga kita putuskan untuk menggunakan tali ini. Kita bersyukur ini setidaknya membantu untuk menyuplai kebutuhan warga,” kata Ghozali, Ketua RT setempat, Selasa (23/11/2021).

Ini merupakan hari keempat peristiwa yang menimpa warganya. Hingga saat ini mereka sebenarnya sudah mendapatkan bantuan sembako dan batuan lain dari pemerintah. Tapi, itu belum cukup. “Sudah masuk bantuan sejak Sabtu (20/11/2021),” katanya.

Tapi, bantuan itu tidak termasuk kebutuhan gas elpiji maupun kebutuhan lain. Sehingga mereka harus beli sendiri. “Warga di sini tidak ada yang keluar, misal bekerja tidak bisa. Paling untuk menambah kebutuhan ada yang menjual hasil seperti pisang ya lewat sini, digantung dan ditarik kemudian di sana sudah ada yang beli,” pungkasnya. [rin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar