Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Ini Kronologis Nenek 89 Tahun Tewas Terbakar di Ladang

Ponorogo (beritajatim.com) – Sumisisum, nenek berusia 89 tahun yang tewas terbakar di Ponorogo, paginya pamit untuk mencari kayu bakar kepada keluarganya. Namun, setelah pukul 12.00 WIB, korban tak kunjung pulang. Akhirnya keluarga dan tetangga mencari keberadaan nenek Sumisisum.

“Korban ini memang suka bersih-bersih di ladangnya. Biasanya pukul 10.00 WIB sudah pulang, nah hari ini sampai pukul 12.00 WIB tak kunjung pulang. Kemudian keluarga dibantu tetangga mencari keberadaan korban,” kata Kapolsek Sambit AKP Sutriatno, Rabu (29/9/2021).

Baru sekitar pukul 13.30 WIB, korban berhasil ditemukan. Namun naas, saat ditemukan, nenek Sumisisum sudah dalam keadaan meninggal. Korban diduga kuat meninggal karena terbakar. Tubuh nenek Sumisisum diperkirakan mengalami luka bakar sebanyak 75 persen. “Korban meninggal dengan luka bakar diperkirakan mencapai 75 persen,” katanya.

Sutriatno menyebut jika korban terjebak oleh api yang digunakan untuk membakar sampah atau rumput kering yang dikumpulkannya. Sebab, korban biasanya memang sering bersih-bersih di ladang.

“Api kemungkinan melebar, karena keadaan sekitar TKP memang banyak rumput atau daun bambu yang kering. Nah, korban mungkin ingin mematikan api tapi malah terjebak karena api yang cepat menjalar,” katanya.

Berdasarkan hasil olah TKP awal, korban meninggal akibat murni kecelakaan. Hal itu diperkuat dengan tidak diketemukannya tanda penganiayaan pada tubuh korban. Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Selesai pemeriksaan dari tim medis dan inafis, jenazah disemayamkan di rumah duka.

“Sementara jenazah korban disemayamkan di rumah duka, menunggu persiapan untuk dimakamkan di pemakaman umum Desa Wringinanom,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar