Peristiwa

Enam Bulan, Terjadi 26 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Bojonegoro 

foto/ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Selama enam bulan terakhir jumlah kasus kekerasan terhadap kaum rentan, seperti anak dan perempuan di Kabupaten Bojonegoro terjadi sebanyak 26 kali. Jumlah tersebut yang tercatat di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Pemkab Bojonegoro.

Kasi Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas P3AKB Pemkab Bojonegoro Suharto mengatakan, jumlah kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan selama enam bulan terakhir tahun 2020 di Kabupaten Bojonegoro cenderung mengalami peningkatan.

“Kasus persetubuhan yang paling mendominasi,” ujarnya, Kamis (25/6/2020).

foto/ilustrasi

Dari jumlah tersebut, kasus kekerasan yang dialami oleh korban yang masih anak-anak sebanyak 14 kasus dan perempuan sebanyak 16 kasus. Dari jumlah tersebut, kasus yang paling banyak terjadi yakni persetubuhan. Selain itu, penelantaran, pemerkosaan, pencabulan, dan melarikan anak dibawah umur.

Kasus kekerasan pada kaum rentan ini, paling tinggi terjadi di Kecamatan Bojonegoro, sebanyak tujuh kasus, kemudian Kecamatan Dander sebanyak lima kasus, tiga kasus terjadi di Kecamatan Kapas, dua kasus terjadi di Kecamatan Kepohbaru dan Sumberejo serta satu kasus di Kecamatan Bubulan, Kalitidu, Kanor, Ngraho, Sugihwaras, dan Kecamatan Temayang. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar