Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Drum Pelampung Isi Karbit Meledak, Dua Korban Luka Parah

Sumenep (beritajatim.com) – Sebuah drum bagan (tempat menangkap ikan) yang juga berfungsi sebagai pelampung, tiba-tiba meledak di pinggir pantai. Ledakan itu melukai Moh. Junaidi (33), dan Hendriyanto (26), keduanya warga Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting.

“Drum bagan yang meledak itu berisi karbit. Dua orang yang terluka itu tengah membersihkan drum dari lumut,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (8/11/2021).

Musibah itu berawal ketika dua korban, yakni Junaidi dan Hendriyanto berangkat dari rumah bersama-sama menuju Pantai Dusun Lombi, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, untuk memperbaiki bagan. Drum bagan itu milik Suhairi, yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumah korban.

“Sampai di lokasi, korban membersihkan drum dari lumut dan tiram. Saat itu korban, yakni Moh. Junaidi bekerja membersihkan drum sambil merokok. Tiba-tiba drum berisi karbit itupun meledak. Dua korban inipun terkena ledakan dan tidak sempat menghindar,” ungkap Widiarti.

Kedua korban pun langsung dibawa ke Puskesmas Giligenting untuk mendapatkan perawatan intensif. Akibat ledakan itu, Moh Junaidi mengalami luka di wajah. Selain itu, keluar darah dari telinga. Sementara Hendriyanto mengalami gangguan pendengaran.

“Pengakuan pemilik bagan, drum itu diisi karbit supaya tidak kempes ketika digunakan sebagai pelampung. Drum pelampung yang berisi karbit itu diduga mengalami kebocoran sehingga ketika ada yang merokok, karbit di dalam drum meledak,” papar Widiari. [tem/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar