Peristiwa

Dijual ke Anak, Bandar Narkoba Kemas Pil Koplo Berlabel Vitamin

Polsek Wagir meringkus pemilik narkotika jenis pil koplo. Tersangka atas nama M.Zeri (32), warga Jalan Gadang IX, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang,

Malang (beritajatim.com) – Sasaran bandar narkoba di Kabupaten Malang nampaknya mengincar anak-anak dan remaja.

Hal itu setelah jaringan pengedar narkotika yang diungkap Polsek Wagir Selasa (29/1/2019) dini hari, diindikasi merupakan jaringan profesional.

Dugaan ini terlihat dari kemasan puluhan bungkus plastik berisi pil koplo jenis dobel L yang diamankan sebagai barang bukti. Dimana dalam 60 bungkus plastik berisi pil koplo itu, diberi label bertuliskan Vitamin B1. Label tersebut kemungkinan untuk mengaburkan dan mengelabuhi polisi, supaya tidak terdeteksi bahwa tablet tersebut adalah pil setan.

“Satu bungkus plastik tersebut, berisi seribu butir. Label Vitamin B1 ini kemungkinan untuk mengelabuhi bahwa ribuan butir itu adalah pil koplo,” jelas Kapolsek Wagir, AKP Mey Suryaningsih, Selasa (29/1/2019) pada wartawan.

Label dalam kemasan plastik itu, tulisannya adalah Vitamin B1 50 gram, berisi 1000 tablet, komposisi tiap tablet mengandung thiamine HCL 50 mg, dan diproduksi Bina Prima Farma (BPF) Palembang – Indonesia.

Mey mengatakan, bahwa peredaran barang haram tersebut tidak hanya di wilayah Wagir. Tetapi menyebar di Malang Raya. Sasarannya selain anak-anak remaja, juga pelajar sekolah.

“Pil koplo jenis dobel L tersebut, diedarkan pada anak-anak remaja dan sekolah. Kami masih akan terus mengembangkan kasusnya, untuk memburu pelaku lainnya,” tegasnya.

Sekadar diketahui, Polsek Wagir mengungkap narkotika dalam jumlah besar. Setelah menangkap M. Zeri (32), warga Jalan Gadang IX, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (29/1) dini hari. Ia merupakan jaringan narkoba kelas kakap.

Pria kelahiran 6 April 1987 tersebut, ditangkap di rumah kontrakan Dusun Buwek, Desa Sitirejo, Wagir. Ketika diringkus, tersangka sedang mengemas narkotika untuk dikirim kepada pembeli. Zeri bertugas sebagai kurir dengan sistem ranjau atau sel terputus. Zeri menerima perintah sang bandar yang mendekam di LP Sidoarjo untuk bertugas sebagai kurir narkoba.

Barang bukti yang diamankan dari tangan Zeri, yakni empat poket sabu-sabu (SS) seberat 12,73 gram, tiga poket ganja seberat 96,77 gram, serta 58 ribu butir pil koplo jenis dobel L. (yog/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar