Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Dianiaya Ayah Kandung, Zada Zalitha Warga Driyorejo Gresik Masih Lemas

Foto: Ilustrasi (pexels.com)


Gresik (beritajatim.com)-
Zada Zalitha (25) warga asal Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik yang menjadi korban penganiayaan ayah kandungnya, Joko Sumarsono yang juga pelaku pembunuhan terhadap Triyana (55). Kondisinya masih lemas kendati dalam perawatan medis di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Perempuan tersebut mengalami luka parah karena kepalanya penuh luka tusuk. Tangan kanan serta kiri dan kakinya juga diperban karena mengalami luka cukup serius.

“Kondisinya mulai membaik dibanding pertama kali masuk ke rumah sakit,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Rizki Saputro, Kamis (25/11/2021).

Ada dugaan, anak kedua pasangan almarhum Joko Sumarsono dengan Triyana itu dianiaya menggunakan tabung elpiji ukuran tiga kilogram sebelum mengalami luka tusuk dengan sebuah gunting.

Saat ditemukan Zada tergolek lemas tidak jauh dari ibunya Triyana yang dibunuh oleh ayahnya sendiri. Kondisi jasad guru TK itu penuh luka di bagian kepala. Terbaring di atas kasur dengan kondisi berlumuran darah.

Nyawa Zada masih bisa diselamatkan karena langsung dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik meski kondisinya masih dalam perawatan.

Kasus pembunuhan ini menggegerkan warga Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Pelaku Joko Sumarsono merupakan ayah kandungnya sendiri. Sebelum ditangkap, pelaku malah melakukan bunuh diri dengan menabrakan dirinya di depan kereta api yang melintas. Jasad korban ditemukan tak bernyawa di wilayah Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. (dny/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar