Surabaya (beritajatim.com) – Puluhan pesilat PSHT diamankan polisi di Jalan Laksda Moh Nasir, Perak Barat, Kota Surabaya, Jumat (28/07/2023) malam. Dari kesaksian warga, para pesilat yang diamankan ini sempat menutup kedua ruas jalan Laksda Moh Nasir.
Puluhan pesilat itu melakukan aksi bleyer-bleyer dengan menggunakan knalpot brong dan menutup jalan. Alhasil, puluhan kontainer yang sedang lalu lalang tersendat dan menyebabkan kemacetan panjang.
“Tadi nutup dua ruas. Saya pas istirahat langsung bangun. Sempat diusir sama sopir lain dan pemilik tambal ban,” ujar Hariyadi (50), salah satu sopir kontainer di lokasi.
Puluhan pesilat konvoi itu sempat menabrak petugas yang berusaha menghadang. Namun, berkat kesigapan petugas kepolisian, puluhan sepeda motor yang didominasi oleh plat S dapat dihentikan.
Pantauan beritajatim, AKBP Herlina Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak langsung memerintahkan anggotanya untuk melakukan pendataan kepada pesilat PSHT yang diamankan. Petugas kepolisian melakukan tilang pada pengendara sepeda motor yang tidak sesuai aturan. Selain itu, petugas juga melakukan tes alkohol kepada anggota PSHT yang diamankan.
BACA JUGA:
Ketua Dewan Cabang PSHT Surabaya Larang Konvoi dan Arak-Arakan
Dalam pemeriksaan, petugas kepolisian menemukan bendera PSHT yang dibawa oleh para massa di dalam tas. Bendera itu langsung disita oleh petugas. Sampai tulisan ini dibuat, petugas kepolisian masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap Puluhan pesilat yang diamankan. [ang/but]






