Peristiwa

Bertambah, Korban Tewas Kecelakaan di Lampu Merah Tuban Jadi 2 Orang

Petugas dari unit Laka Sat Lantas Polres Tuban saat melakukan olah TKP di kecelakaan beruntun di simpang 4 Sambong, jalan Basuki Rahmad, Kota Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan beruntun yang melibatkan sepeda motor Ninja dengan sepeda motor roda tiga serta mobil Avanza di perempatan Sambong, Jalan Basuki Rahmad, Kota Tuban akhirnya menjadi 2 orang, Minggu (14/3/2021).

Satu korban yang akhirnya juga meninggal dunia adalah Guruh Teguh Santoso (22), pengendara motor Ninja L 5549 B asal Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Guruh mengalami luka berat meski sempat menjalani perawatan medis di RSUD dr R Koesma Tuban.

Data yang dihimpun beritajatim.com, setelah terjadinya kecelakaan beruntun di perempatan traffic light Sambong, Jalan Basuki Rahmad, pengendara motor ninja tersebut sempat dibawa ke rumah sakit. Pemuda itu mengalami luka berat pada bagian kepala.

“Sebelumnya pengendara motor Ninja itu mengalami luka berat dan kemudian dibawa ke rumah sakit. Nah, pada saat dirawat di rumah sakit itulah dia meninggal,” terang Ipda Eko Sulistyo, Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban.

Sedangkan untuk satu korban luka yakni Pitono (47), yang merupakan pengendara motor roda tiga yang mengalami kecelakaan itu saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan pengendara mobil Avanza tidak mengalami luka sama sekali.

Sementara itu, berdasarkan dari hasil olah TKP sementara dan juga pemeriksaan para saksi dugaan penyebab kecelakaan maut yang membuat 2 nyawa melayang itu karena pengendara motor Kawasaki Ninja lalai. Dia nekat menerobos lampu merah di perempatan tersebut. [mut/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar