Pamekasan (beritajatim.com) – Empat lapak pedagang di kompleks Pasar Palengaan Laok, Palengaan, Pamekasan, terbakar akibat api pembakaran sampah yang merambat ke lapak milik pedagang, Senin (23/10/2023).
“Berdasarkan informasi dari masyarakat, ada sampah yang dibakar di dekat lapak. Kemudian terkena hembusan angin kencang dan merambat ke lapak pedagang, sehingga terjadi kebakaran,” kata Kapolsek Palengaan, AKP Supriyadi, Selasa (24/10/2023).
Kebakaran tersebut juga mengakibatkan empat lapak milik empat pedagang berbeda ludes dilalap si jago merah, dan mengakibatkan kerugian sebesar jutaan rupiah.
“Keempat lapak tersebut masing-masing lapak pecah belah milik Hamidah dan mengakibatkan kerugian Rp 7 juta, lapak pengirisan singkong milik Masrihatun dengan kerugian Rp 300 ribu, lapak tahu tempe milik Hj Midah dengan kerugian Rp 200 ribu, serta sebagian lapak Pak Zaini,” ungkapnya.
Baca Juga: PMI Pamekasan Salurkan Air Bersih ke Masjid dan Pesantren
Untuk lapak Pak Zaini warga Desa Rek Kerrek, Palengaan, Pamekasan, yang juga terbakar akibat peristiwa tersebut, tidak mengalami kerugian berarti karena api hanya membakar sebagian dari tempat tidur di lapak yang ditempatinya.
Beruntung peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa, sekalipun kerugian akibat kejadian tersebut mengakibatkan kerugian materil hingga jutaan rupiah.
“Dari itu kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat di kecamatan Palengaan, agar tidak sembarangan membakar sampah atau tindakan lain yang memicu kebakaran. Apalagi kondisi saat ini masih musim kemarau,” imbaunya. [pin/ted]






