Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Aksi Begal di Balongbendo Sidoarjo Hanya Berjarak 300 Meter dari Polsek

Alex Yulihantoro (34) warga Desa Suwaluh Kecamatan Balongbendo menjadi korban begal saat mengendarai motor dari arah utara Mapolsek Balongbendo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Komplotan begal yang bereaksi di wilayah hukum Sidoarjo tak memandang tempat. Seperti yang terjadi tak jauh dari Mapolsek Balongbendo, Minggu (16/01/22) malam sekitar pukul 18.00 WIB.

Alex Yulihantoro (34) warga Desa Suwaluh Kecamatan Balongbendo menjadi korban begal saat mengendarai motor dari arah utara Mapolsek Balongbendo menuju ke selatan (Desa Gagang Kepuhsari), atau sejarak 300 meter dari kantor polisi.

Akibat aksi begal tersebut, motor Honda Supra milik korban berhasil dibawa kabur oleh pelaku. Dan korban sempat tak sadarkan diri akibat terjatuh dari sepeda motornya.

Menurut informasi awalnya korban Alex mengendarai motor dalam kondisi gerimis dan jalanan sepi. Tiba-tiba dari belakang, korban dipepet dua orang dan diancam dengan senjata tajam.

“Korban langsung ditendang dan terjatuh hingga tak sadarkan diri,” terang Roni, warga setempat yang berada di lokasi usai kejadian.

Dugaan sementara pelaku mengikuti korban Alex dari gang masuk Mapolsek Balongbendo, dan diikuti sampai TKP.

Usai korban tak sadarkan diri, kebetulan ada warga yang melintas dan mencari pertolongan ke warga lain dan dilanjutkan melaporkan ke Mapolsek Balongbendo.

“Korban dievakuasi ke Puskesmas Balongbendo dan dirujuk ke RS Anwar Medika. Korban menderita luka pada leher,” jelasnya mengungkapkan.

Sementara, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan kejadian aksi begal yang menimpa Alex tersebut. Menurutnya korban tidak menderita luka akibat aksi begal tersebut. “Untuk korban tidak mengalami luka,” dalihnya Senin (17/1/2022).

Ia menambahkan, akibat kejadian itu, motor korban Honda Supra dibawa kabur. “Sepeda motornya yang diambil pelaku,” ungkap Novi.

Lanjut Novi, atas kejadian tersebut pihak Polsek Balongbendo telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi, termasuk saksi korban, guna mengungkap para pelaku. “Untuk pelaku begal masih lidik,” jawabnya. (isa/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar