Lamongan (beritajatim.com) – Kodim 0812 bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar upacara peringatan HUT ke-78 TNI, di Alun-alun Lamongan, Kamis (5/10/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0812, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan yang bertindak sebagai inspekyur upacara menyebut bahwa TNI menjadi garda terdepan dalam menghadapi spektrum ancaman kompleks ke depan.
Selain menjadi garda terdepan, menurut Dandim Wira, TNI juga hadir dan menjalani amanah sebagai benteng terakhir selama 78 tahun dalam menghadapi ancaman dan hambatan terhadap kedaulatan negara.
Baca Juga: Wujudkan Kampus Ramah Lingkungan, UB Sediakan 100 Sepeda Listrik
Sehingga, Wira menambahkan, momentum HUT ke-78 TNI ini mampu menjadi cambuk bagi TNI untuk berbenah ke arah yang semakin tangguh di tengah kompleksnya ancaman yang harus dihadapi, mulai dari krisis pangan, krisis finansial, situasi politik ekonomi hingga krisis terkini dari berbagai belahan dunia.
“Tema yang diambil tahun ini ialah TNI Patriot NKRI, Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju. Diharapkan, TNI harus terus tangguh mewujudkan profesionalisme dan mampu beradaptasi dengan inovasi modern agar bisa menjaga kesinambungan pertahanan bangsa,” tutur Letkol Wira.
Tak hanya itu, Letkol Wira juga memaknai tema yang diusung pada tahun ini. Menurutnya, tema itu mengandung arahan bagi seluruh prajurit TNI agar mampu mengawal pesta demokrasi 2024 dengan sebaik-baiknya.
Baca Juga: Lereng Argopuro Terbakar, Bupati Jember Keluarkan Perintah Malam Hari
Letkol Wira menilai, keberhasilan dan kesuksesan pesta demokrasi sangat menentukan perjalanan kehidupan berbangsa dan arah demokrasi negara ke depan.
“Tahun depan adalah tantangan bagi kita semua untuk mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan bersih. Terlebih negara kita ialah negara berbentuk demokrasi,” tandasnya.
Masih kata Letkol Wira, TNI wajib menjunjung tinggi pedomannya, di antaranya meningkatkan keimanan kepada Tuhan yang maha esa sebagai landasan mental, memegang teguh Sapta Marga, serta terus menjaga kemanunggalan dan kepercayaan masyarakat.
Baca Juga: Telapak Kaki Siswa di Kota Madiun Melepuh Usai Dihukum Guru
Kemudian berkomitmen pada netralitas untuk mengikuti peraturan peradaban dan perintah yang telah diberikan terkait cara bersikap dan bertindak dalam pesta demokrasi, jalin komunikasi sinergitas dengan seluruh komponen bangsa lainnya, demi tercapainya kesejahteraan bangsa, dan menjaga nama baik TNI di manapun berada.
Lebih jauh Letkol Wira menyebut, HUT TNI tahun ini disemarakkan oleh beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Salah satunya dengan adanya pertunjukan drama kolosal yang mengangkat kisah pahlawan ikonik Lamongan Kadet Suwoko dan tampilan gerakan silat dari IPSI Lamongan.
Drama tersebut diperankan oleh pemuda pemudi Lamongan dengan membangkitkan semangat pemuda agar semakin cinta terhadap tanah airnya. Hal itu yang tersirat dalam diri Suwoko, yang tak gentar melawan penjajah Belanda di Desa Gumantuk, Kecamatan Sekaran, pada masa silam.
Baca Juga: DKPP RI Benarkan Ketua Bawaslu Surabaya Disidang Karena Dugaan Gratifikasi Panwascam Sukolilo
Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf yang hadir dalam resepsi tasyakuran HUT ke-78 TNI di Pendopo Lokatantra berpesan kepada TNI agar terus bersinergi dalam mengawal jalannya Pemilu 2024 mendatang.
“Tahun depan kita akan menapaki tahun Pemilu. TNI sebagai pengawal di bumi nusantara saya harap aktif untuk mengawal dan menjamin keberhasilan berlangsungnya pesta demokrasi,” pesan Wabup Rouf. [riq/ian]






