Surabaya (beritajatim.com) — Polda Jawa Timur menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Markas Besar Polda Jatim, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, instansi terkait, purnawirawan Polri, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wakapolda membacakan amanat tertulis Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto. Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan rasa syukur atas perjalanan pengabdian institusi Polri yang telah memasuki usia 80 tahun, sekaligus mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang turut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Polda Jatim, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat atas dedikasi dan kerja sama yang terjalin selama ini,” ujarnya melalui amanat tersebut.
Kapolda menyoroti sejumlah capaian yang berhasil diraih selama satu tahun terakhir, mulai dari penanganan tanggap darurat bencana, pengamanan aksi massa, hingga kelancaran pengaturan arus lalu lintas dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.
Berbagai kegiatan sosial juga turut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan, seperti bakti sosial, bedah rumah, pelayanan kesehatan gratis, dan kegiatan keagamaan.
Ia juga mengutip hasil survei Litbang Kompas terbitan April 2026 yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat. Indeks profesionalitas layanan mencapai angka 8,37, dengan 80,6 persen responden menilai kinerja Polri semakin membaik.
“Kepercayaan ini adalah amanah yang harus dijawab dengan peningkatan kinerja, penegakan hukum yang adil dan proporsional, serta tetap berpijak pada prinsip perlindungan hak asasi manusia,” tegasnya.
Tahun ini, Polda Jatim juga menerima penghargaan tertinggi berupa Samkaryanugraha Nugraha Sakanti yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas, Bogor.
Penghargaan itu disebut bukan sebagai akhir perjuangan, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian.
“Jangan biarkan semangat ini padam. Terus gelorakan semangat Jogo Jatim sebagai fondasi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pesan Kapolda.
Di akhir amanat, ia mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, dan sikap humanis dalam bertugas. Soliditas internal dan sinergi dengan berbagai pihak juga diperkuat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penampilan Polisi Cilik, peragaan kolone senjata, pertunjukan kemampuan anjing pelacak, tim penjinak bom, serta ditutup dengan acara tasyakuran. [uci/ted]






