Tuban (beritajatim.com) – Pergola di area GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban belum lama dipasang. Tetapi sering dibuat mainan prosotan oleh anak-anak. Menyikapi fenomena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban memberi imbau agar tak merusak fasilitas dan demi keamanan agar orang tua selalu waspada.
Bangunan Pergola tersebut memang tampak mewah dengan sentuhan lampu-lampu yang indah sehingga mampu menyedot animo masyarakat.
Meski begitu, Pergola yang seharusnya hanya digunakan sebagai spot berfoto, justru digunakan oleh beberapa anak sebagai tempat duduk hingga bermain prosotan. Aktivitas itu sangat berbahaya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Tuban, Arif Handoyo menjelaskan bahwa pemasangan lampu pergola di GOR Tuban hanya untuk memperindah kawasan tersebut.
“Lampu Pergola itu sebenarnya sebagai hiasan untuk mempercantik dan memperindah kawasan GOR, sehingga kami melarang untuk menduduki maupun bermain,” ucap Arif Handoyo.
Lanjut, bahan dari Pergola sendiri hanya dari akrilik yang didalamnya terdapat lampu, sehingga mudah pecah. Oleh karena itu, sudah sepantasnya untuk selalu menjaga fasilitas umum yang telah diberikan.
“Apabila benda tersebut diduduki ataupun digunakan sebagai prosotan dan pecah, tentu dapat membahayakan keselamatan pengunjung,” terang dia.
Untuk meminimalisir hal tersebut, Pemkab Tuban memberikan imbauan kepada masyarakat di kawasan GOR serta di media sosial.
“Kami berharap agar ke depannya masyarakat semakin paham akan kegunaan dan fungsi dari lampu pergola itu serta dapat menjaga sarana dan prasarana yang ada di area GOR,” pungkasnya. [ayu/but]






