Lamongan (beritajatim.com) – Sebanyak empat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjalin kerja sama dan sinergi dengan PT Perekonomian Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat Kabupaten Lamongan. Keempat KDMP itu tersebar di Kabupaten Lamongan, Gresik, dan Tuban.
Sinergi dan kolaborasi bisnis antara PT Perekonomian Ponpes Sunan Drajat dengan keempat KDMP itu wujud nyata komitmen manajemen pondok ini mendukung program Presiden Prabowo Subianto mewujudkan kedaulatan pangan dan ekonomi kerakyatan.
Direktur PT Perekonomian Ponpes Sunan Drajat Lamongan, Gus Anas Alhifni, mengatakan, pengoperasian KDMP itu bagian dari roadmap besar pemberdayaan ekonomi pesantren dan desa berbasis komoditas lokal.
“Keempat KDMP Kopdes ini bukan hanya koperasi formal, tapi agen perubahan di tingkat desa. Mereka kami bentuk sebagai mitra kami dalam menyerap, mengolah, dan mendistribusikan hasil petani. Ini inline dengan visi Presiden Prabowo mewujudkan ketahanan pangan dari akar rumput,” tegas Gus Anas di Lamongan, Rabu (23/7/2025).

Keempat KDMP itu berada di Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, dan di Desa Karangagung, Kecamatan Palang dan Kecamatan Rengel di Kabupaten Tuban. Keempat wilayah tersebut juga menjadi basis ekonomi pertanian dan komunitas pesantren.
Bentuk kegiatan ekonomi keempat KDMP itu antara lain, rantai distribusi bahan pangan, hasil pertanian lokal, dan penyaluran barang kebutuhan pokok masyarakat. KDMP jadi simpul distribusi yang tak hanya berorientasi pasar, tapi juga berperan sebagai edukator ekonomi umat. Hal lain yang dilakukan Perekonomian Ponpes Sunan Drajat adalah menggandeng lembaga keuangan syariah dan pelatihan wirausaha untuk memperkuat kapasitas KDMP dan para pelakunya.
“Apa yang kami lakukan ini sejalan dengan semangat Presiden Prabowo, yang ingin melihat ekonomi Indonesia berdiri di atas kaki sendiri, dengan petani dan santri sebagai pilar utamanya. Kami membangun ekonomi berbasis desa dan berakar dengan kepentingan rakyat di bawah,” tegasnya.
Dalam perspektif ke depan, katanya, KDMP bakal mengembangkan unit usaha baru seperti penggilingan padi, pengolahan hasil tani, hingga koperasi retail dan warung santri. “Sinergi ini sebagai wujud dukungan
Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat kepada program Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.
Sinergi dan kolaborasi dengan KDMP ini, tambah Gus Anas, tidak akan berhenti di sini. Ada beberapa titik lokasi akan segera diresmikan, seperti di Mojokerto, Bojonegoro, Lamongan, Tuban, dan daerah lainnya. [air]






