Ponorogo (beritajatim.com) – Salah satu cara menekan persebaran Covid-19 adalah mengurangi mobilitas. Untuk merealisasikan itu, Satlantas Polres Ponorogo melakukan penyekatan di ruas jalan yang menuju jalan haji oemar sahid (HOS) Cokroaminoto.
Ya, sejak di-face off layaknya jalan Malioboro Yogjakarta, banyak warga di malam hari yang singgah di jalan tersebut. Praktis, kerumunan sempat terjadi di ruas yang dulunya bernama jalan Soekarno-Hatta itu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ppkm-ponorogo”]
“Penyekatan ini upaya kita untuk menekan mobilitas warga di malam hari. Selain itu sebagai ikhtiar untuk menurunkan level PPKM. Maka kita lakukan penyekatan di jalan HOS Cokroaminoto mulai pukul 20.00 WIB. Efektif dilakukan mulai Rabu (8/9) malam,” kata KBO Satlantas Polres Ponorogo Iptu Agus Syaiful Bahri, Kamis (9/9/2021).
Bahkan untuk penyekatan ruas-ruas jalan yang menuju HOS Cokroaminoto, melibatkan puluhan anggota Brimob dari Polda Jatim. Tentunya dengan persenjataan laras panjang. Sedikitnya ada 20 personel Brimob Polda Jatim yang diperbantukan.
Mereka disebar untuk melakukan penyekatan di tujuh jalan yang menuju kawasan HOS Cokroaminoto. Yakni di ruas jalan Dr Sutomo, jalan Pahlawan, jalan MH. Tharim, jalan Siberut, jalan Dieng, jalan Seram dan jalan Jaksa Agung.

Untuk itu, Syaiful berharap masyarakat juga ikut membantu agar Ponorogo kembali ke zona hijau Covid-19. Yakni dengan mengurangi mobilitas dan menjauhi kegiatan yang menimbulkan kerumunan. “Bukan hanya di jalan HOS Cokroaminoto, seputaran alun-alun juga kita lakukan penyekatan,” pungkasnya.
Berdasarkan keputusan Bupati Ponorogo nomor: 188.45/1080/405.01.3/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 Covid-19 di Kabupaten Ponorogo, sejumlah kebijakan digulirkan untuk menekan persebaran virus corona. Dengan begitu, diharapkan level PPKM di Ponorogo bisa turun. Sehingga nantinya ada kelonggaran kegiatan di masyarakat. Salah satunya pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). [end/suf]






