Surabaya (beritajatim.com) – Mata berair mungkin masih sering dianggap sebagai sesuatu yang sepele. Namun, nyatanya kondisi ini bisa jadi tanda yang perlu mendapat perhatian.
Adapun mata berair dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya;
1. Gangguan Kelenjar Minyak di Mata
Mata berair bisa terjadi ketika kelenjar yang memproduksi minyak di mata tidak berfungsi dengan baik. Hal ini membuat air mata lebih cepat menguap dan mengakibatkan mata kering. Sebagai respons, tubuh akan memproduksi lebih banyak air mata untuk mengatasi kekeringan.
2. Faktor Lingkungan dan Cuaca
Asap, angin, atau sinar matahari yang terlalu terang dapat merangsang produksi air mata. Lingkungan yang tidak bersahabat bagi mata dapat menjadi penyebab utama mata berair.
3. Alergi dan Infeksi
Mata berair juga dapat dipicu oleh alergi terhadap zat tertentu atau infeksi pada mata seperti konjungtivitis. Reaksi alergi atau infeksi dapat menyebabkan mata berair sebagai upaya tubuh untuk membersihkan mata dari zat asing atau infeksi.
4. Penyumbatan Saluran Air Mata
Pada bayi, penyumbatan saluran air mata bisa menjadi penyebab utama mata berair. Hal ini umumnya membaik dengan sendirinya, namun kadang-kadang memerlukan intervensi medis.
Cara Mengatasi Mata Berair
1. Kompress dengan Handuk Hangat
Jika mata berair disebabkan oleh pembengkakan, kompres mata dengan handuk basah hangat beberapa kali sehari dapat membantu mengurangi gejala.
2. Obat Tetes Mata
Untuk mata kering, penggunaan obat tetes mata dapat membantu menjaga kelembapan mata. Obat antihistamin juga dapat digunakan jika mata berair disebabkan oleh alergi.
3. Penggunaan Antibiotik
Jika mata berair disebabkan oleh infeksi, penggunaan obat antibiotik di bawah pengawasan dokter dapat membantu memerangi infeksi.
4. Pijatan untuk Bayi
Pada bayi, pijatan lembut pada saluran air mata dapat membantu membuka penyumbatan. Namun, jika cara ini tidak berhasil, langkah operasi mungkin diperlukan.
5. Hindari Paparan Lingkungan yang Buruk
Upayakan untuk menghindari paparan asap, angin kencang, atau sinar matahari berlebihan yang dapat merangsang produksi air mata.
6. Konsultasi dengan Dokter
Bila mata berair terus berlanjut dan mengganggu aktivitas sehari-hari, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter dapat memberikan penanganan lebih lanjut sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. (fyi/ian)






