Gresik (beritajatim.com) – Arus penumpang kapal cepat tujuan ke Pulau Bawean, Gresik, mulai meningkat menjelang Bulan Ramadhan. Peningkatan itu terjadi sejak pekan lalu dan diprediksi H-1 bulan puasa penumpang akan terus melonjak.
Meningkatnya penumpang itu, juga didorong musim libur para santri. Pasalnya, para santri asal Pulau Bawean yang belajar ilmu agama di sejumlah pondok pesantren (Ponpes) di Jawa Timur cukup banyak.
Marketing PT Pelayaran Sakti Inti Makmur (SIM) perusahaan kapal cepat Express Bahari, Wahyu mengatakan, jumlah penumpang mengalami peningkatan itu terjadi sejak 15 Maret 2023. Semakin mendekati bulan puasa, jumlah penumpang semakin naik.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pulau-bawean”]
“Jika biasanya Kapal Express Bahari hanya mengangkut 150 hingga 200 penumpang di hari biasa, belakangan ini terdapat rata-rata 300 penumpang. Ini karena budaya para santri sebelum puasa banyak yang pulang ke Pulau Bawean,” katanya, Senin (20/03/2023).
Wahyu menjelaskan, puncak arus penumpang ke Pulau Bawean itu terjadi pada akhir pekan lalu. Meski demikian, hingga H-1 puasa nanti masih diprediksi penumpangnya terus meningkat.
Sementara itu, secara terpisah Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Irfak membenarkan ada lonjakan penumpang kapal. Salah satunya karena musim libur santri. Terkait dengan ini, Dishub telah menyiapkan sebanyak 49 armada bus sejak untuk menjemput santri dari ponpes masing-masing.
“Untuk para santri yang pulang ke Pulau Bawean, mereka mendapat fasilitas subsidi tiket. Dari harga kapal Rp 200 ribu, Pemkab Gresik memberi subsidi sebesar Rp 70 ribu. Sehingga, santri hanya membayar Rp 130 ribu saja,” tandasnya. [dny/kun]






