Surabaya (beritajatim.com) – Bagi Anda yang sedang berjuang namun takut gagal dan merasa insecure, mungkin self compassion bisa jadi solusi. Anda boleh kerja keras pada diri sendiri guna mengejar cita-cita, namun jangan lupa untuk tetap mengasihi diri sendiri.
Jangan terlalu keras mengkritik diri sendiri. Sesekali Anda harus bersyukur sembari mengasihi diri sendiri. Anda perlu akan hal itu agar mimpi tidak menjadi beban yang sangat berat.
Seperti dilansir dari pendapat Dr. Kristin Neff, profesor psikologi di Universitas Texas, mengkritik diri sendiri itu dianggap wajar guna memotivasi dan mengingatkan konsekuensi jika gagal.
Namun, efek samping lain bisa muncul seperti takut gagal, perfeksionis, procrastination (menunda pekerjaan), bahkan pada taraf anxiety (kecemasan).
Self-compassion merupakan salah satu sikap yang bisa diterapkan untuk menghadapi semua perasaan negatif dalam diri itu dengan cara sehat.
Mengasihi diri bukan berarti Anda merasa kasihan karena merasa paling menderita sedunia. Justru Anda tahu juga semua orang memiliki kesulitannya masing-masing, jadi sambil lalu Anda bisa berempati pada mereka.
Hal yang diajarkan dalam self-compassion mengacu pada pandangan bahwa semua orang punya masalah. Oleh karena itu, semua orang layak diperlakukan dengan baik, termasuk diri Anda sendiri.
Anda harus fokus guna menerima dan memproses perasaan negatif melalui cara tidak menghindarinya atau berlebihan memikirkan. Konsep ini juga mengajarkan jika melakukan kesalahan merupakan hal manusiawi.
Self-compassion juga berhubungan dengan proses untuk meraih goals alias mimpi. Menurut Dr. Kristin Neff, ada hubungan empiris antara self-compassion dan growth mindset (pemikiran bahwa kecerdasan adalah sesuatu yang dapat dicapai melalui proses dan responsif dengan kerja keras).
Orang yang punya growth mindset akan bisa melewati kesulitan dan menghadapinya dengan kegigihan. Sebab mereka dapat melihat kegagalan sebagai sebuah proses. Untuk menerapkan self-compassion demi goals beberapa hal berikut ini bisa Anda terapkan.
Pertama, ubah mindset Anda dari fokus ke hasil. Fokus pada proses, coba lagi jika belum berhasil. Kedua, ubah motivasi Anda dari ketakutan jadi rasa peduli pada diri sendiri guna mencapai
sesuatu atau tujuan.
Ketiga, ubah kebiasaan mengkritik diri berlebihan dengan cara mengevaluasi diri melalui masukan yang dapat membangun. Keempat, perbanyak berempati terhadap orang lain. Dan kelima, latih terus sambil menerapkan growth mindset. (dan/ian)






