Tuban (beritajatim.com) – Penjualan kambing di Tuban, terutama untuk kebutuhan kurban jelang Iduladha sepi. Padahal, harga jual kambing saat ini mengalami penurunan.
Kondisi ini, salah satunya, terjadi di Pasar Hewan Ternak di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Harga jual kambing di pasar ini turun hingga Rp500 ribu dari harga normal namun peminatnya sangat sedikit.
Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, sejumlah pedagang kambing di Pasar Kambing Tuban itu mengaku penjualannya mengalami penurunan meski sudah mendekati Iduladha. Penurunan penjualan selama beberapa hari ini terakhir ini bisa sampai 50 persen lebih dibandingkan bulan lalu.
“Meski sudah mendekati Iduladha tapi masih sepi, Mas. Ini juga menurun penjualannya, biasanya rata-rata lima ekor sehari, tapi ini antara dua sampai tiga ekor saja,” terang Abdurrohman (56), salah satu pedagang kambing yang ada di Pasar Kambing, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban.
[berita-terkait number=”3″ tag=”berita-tuban-update”]
“Ini harganya malah turun, Mas, saat ini mulai harga Rp2,5 juta sudah dapat yang besar. Turunnya dibanding biasanya sampai Rp 500 ribu,” sambungnya.
Sementara itu, di pasar Hewan Kambing yang ada di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban itu menjual berbagai macam jenis kambing. Yakni mulai dari Kambing Jawa, Kambing Domba hingga juga terdapat Kambing Etawa dengan bervariasi harga.
“Biasanya ini menjelang Hari Raya Kurban sudah banyak kambing yang masuk ke pasar ini. Tapi ini masih sepi, mungkin karena ada virus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku). Harganya juga turun, lebih mahal pas lebaran Idul Fitri kemarin,” ungkap Minar, pedagang kambing asal Kecamatan Semanding, Tuban. [mut/beq]







