Blitar (beritajatim.com) – Penjual jamu dan es cao keliling di Blitar dapat bantuan dari LMI (Lembaga Manajemen Infaq). Bantuan itu berupa modal usaha dan peralatan usaha kepada mustahik dalam program pemberdayaan ekonomi. Dalam bantuan tersebut, penyaluran modal usaha dilakukan secara langsung oleh perwakilan LMI Jatim Area Blitar kepada dua mustahik sekaligus.
Penyaluran bantuan ini diserahkan kepada Siti Rukiyah, seorang janda yang berdomisili di Jl. Sulawesi, Kota Blitar, Selasa (21/2/2023). Dia sudah 20 tahun lebih berjualan jamu keliling dengan sepedanya untuk bisa mencukupi kebutuhan hidup.
[berita-terkait number=”5″ tag=”UMKM”]
“LMI memberikan bantuan usaha bagi mustahik untuk membantu perekonomian masyarakat. Dengan adanya bantuan ini maka mereka bisa terbantu perekonomiannya. Di sisi lain, melalui bantuan ini tentu bisa membantu UMKM supaya semakin berkembang,” kata Sofia Dewi selaku Kepala Perwakilan LMI Jatim 6.
Demikian juga dengan Suyati, penerima kedua bantuan modal usaha. Ibu dua anak itu berdomisili di Desa Bendo Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar yang sudah 14 tahun bersama suaminya berjualan es cao di pinggir jalan. Bantuan modal disalurkan langsung oleh Pendayagunaan Perwakilan LMI Jatim Area Blitar.
“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LMI yang telah membantu usaha saya agar bisa berkembang lebih baik. Semoga membawa keberkahan bagi usaha saya dan berkah bagi Laznas LMI kedepannya”, begitu tutur Suyati setelah menerima bantuan.
Sebagai informasi kedua mustahik itu akan mendapatkan pendampingan dan pembinaan usaha secara intensif melalui KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) di bawah pengelolaan Laznas LMI. Dalam kelompok itu, semua mustahik diharapkan usahanya bisa berkembang dan terjadi peningkatan kesejahteraan ekonomi anggota. (fiq/kun)






