Bondowoso (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi mengukuhkan Dr. Hj. Khodijatul Qodiriyah Hamid sebagai Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso tahun 2025, sekaligus melantik Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD.
Pengukuhan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) di seluruh pelosok daerah.
Dalam sambutannya, Dr. Khodijatul Qodiriyah Hamid yang juga merupakan istri Bupati Bondowoso, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan hanya seremoni semata, tetapi merupakan amanah besar sekaligus awal dari babak baru dalam pengembangan PAUD di Bondowoso.
“Pendidikan anak usia dini adalah pondasi penting dalam tumbuh kembang anak-anak. Usia dini merupakan masa emas atau golden age di mana otak anak berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, perhatian terhadap PAUD adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah,” ungkapnya, Jumat (20/6/2025).
Menurutnya, Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai motor penggerak, motivator, dan fasilitator dalam mewujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan merata.
Khodijatul menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga PAUD dalam menciptakan layanan yang bersifat holistik dan integratif.
“Layanan PAUD yang ideal harus mencakup aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak. Semua ini penting untuk membentuk generasi yang sehat dan cerdas,” jelasnya.
Ia juga menyoroti peran orang tua dalam mendampingi anak pada lima tahun pertama kehidupannya. Ia menyebut masa tersebut sebagai periode krusial yang memerlukan kolaborasi antara lingkungan keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan.
Sementara itu, Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid dalam sambutannya mengapresiasi pengukuhan Bunda PAUD dan pelantikan Pokja. Ia menyebut peran Bunda PAUD sebagai pondasi penting dalam mencetak generasi unggul yang sehat dan berdaya saing tinggi.
“Usia dini adalah masa emas yang menentukan tumbuh kembang anak secara fisik, emosional, intelektual, dan sosial. Masa ini juga berkaitan erat dengan isu strategis seperti stunting. Maka, memastikan pendidikan anak usia dini berjalan optimal adalah investasi terbaik dalam pembangunan SDM,” ujarnya.
Bupati Hamid menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan PAUD. Namun, menurutnya, keberhasilan tidak cukup hanya melalui kebijakan dan anggaran, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Bunda PAUD bukan hanya simbol, tetapi amanah sosial. Perlu kerja sama lintas sektor untuk memastikan layanan PAUD berjalan dengan baik,” tegasnya.
Ia berharap, pengukuhan dan pelantikan ini segera diikuti dengan penyusunan program kerja nyata yang adaptif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak serta karakteristik wilayah masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso, lanjutnya, siap mendukung penguatan kelembagaan PAUD melalui peningkatan kualitas lembaga, pelatihan tenaga pendidik, penyediaan sarana prasarana, serta dukungan terhadap program-program Bunda PAUD dan Pokja.
“Anak-anak adalah masa depan kita. Mereka bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.(awi/ted)






