Surabaya (beritajatim.com) – Tingwe sebenarnya kata yang berasal dari bahasa Jawa, kepanjangan dari linting dewe. Belakangan ini, budaya tingwe tengah hangat di kalangan anak muda. Dalam proses tingwe ada beberapa kelengkapan yang biasanya dipakai. Seperti tembakau, lem, kertas untuk linting, maupun campuran untuk menambah kenikmatan rasa.
Berikut ini beberapa campuran yang sering digunakan pada tingwe.
Cengkeh
Cengkeh merupakan jenis rempah yang dikenal sebagai identitas masyarakat Maluku Utara. Cengkeh ini seringkali jadi unsur pendukung yang harus ada di dalam tingwe, karena cita rasanya sangat pas jika dipadukan dengan tembakau.
Rempah ini juga yang menghasilkan cita rasa harum dengan kekentalan ‘kretek’ pada rokok saat dihisap. Cengkeh memiliki rasa yang pahit dan pedas, tetapi aromanya manis dan cukup kuat. Banyak khasiat cengkeh yang lain seperti digunakan bumbu masakan, bisa juga dibuat menjadi minyak yang nantinya digunakan sebagai aromaterapi.
Kelembak
Tumbuhan ini dikenal sebagai penghasil obat dan sering dipakai sebagai wewangian. Aroma khasnya akan muncul selepas dikeringkan. Dalam campuran tingwe, bagian kelembak yang digunakan yaitu akarnya.
Kelembak biasanya jadi bahan tambahan bersama dengan kemenyan. Perpaduan keduanya biasa disebut kelembak menyan. Penggunaan kelembak sudah umum dikenal di Pulau Jawa. Terdapat khasiat lain dari kelembak seperti mampu menurunkan kolesterol jahat dan bisa mengatasi sembelit.
Kemenyan
Bagi yang percaya pada dengan hal mistis, mungkin kemenyan begitu lekat dengan hal itu. Namun, kemenyan tidak selalu identik dengan sesuatu yang berbau mistis. Kemenyan merupakan getah dari tanaman styrax yang dikeringkan hingga mengkristal dan nantinya digunakan sebagai bahan baku obat-obatan dan kosmetik.
Fungsi kemenyan pada tingwe adalah untuk membuat aroma wangi yang manis dan juga untuk menetralisir rasa tembakau yang keras. Namun, dalam penggunaannya jangan terlalu banyak menaburi kemenyan karena bisa menghilangkan rasa khas dari tembakau yang digunakan.
Kapulaga
Kapulaga termasuk rempah yang sering dipakai untuk bumbu masakan dan jamu karena memiliki aroma yang sedap. Aroma sedap ini berasal dari kandungan minyak atsiri pada kapulaga.
Dari kandungan tersebut kapulaga punya khasiat sebagai obat batuk. Rempah ini biasanya juga dijadikan bahan baku saus rokok kretek. Jika ingin membuat tingwe dengan aroma yang sedap tambahkan rempah ini sedikit lebih banyak daripada rempah yang lain.
Penikmat tingwe, bisa coba beberapa campuran itu untuk melengkapi sensasi tingwe. [dan/esd]






