Blitar (beritajatim.com) – Ketua SH Terate Cabang Blitar Ibnu Sudibyo meminta para anggota di tingkat ranting hingga rayon untuk tidak melakukan konvoi di jalanan usai pengesahan warga baru pada Minggu (23/07/23) mendatang. Imbauan itu sudah disampaikan secara tertulis hingga video ke seluruh ranting dan rayon yang ada di Kabupaten Blitar.
Tidak hanya imbauan, Ketua SH Terate Cabang Blitar tersebut juga tidak akan menghalangi pihak kepolisian untuk menindak anggotanya yang melanggar hukum saat proses atau sesudah pengesahan warga baru. Ibnu mempersilahkan Polres Blitar dan Polres Blitar Kota untuk melakukan penindakan hukum jika ada oknum yang melanggar.
PSHT cabang Blitar menegaskan bahwa seluruh anggota diminta untuk patuh terhadap hukum. “Tentunya itu tanggung jawab pribadi. Pengurus tidak ada instruksi,” kata Ketua SH Terate Cabang Blitar Ibnu Sudibyo, Kamis (20/07/23).
Untuk mendukung pengamanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan TNI, pengurus cabang juga menyiapkan tenaga pengamanan berupa Pamter (pengamanan PSHT). Jumlah Pamter yang disiagakan adalah sebanyak 200 personil.
Pada tahun ini, hampir semua daerah akan menggelar pengesahan warga baru PSHT Seperti di Nganjuk, Blitar, Tulungagung dan Kediri. Kegiatan pengesahan warga baru ini pun akan digelar secara serentak yakni pada Minggu (23/07/23) mendatang.
SH Terate Cabang Blitar pun berharap dengan digelarnya pengesahan warga baru secara serentak maka potensi penonton dari luar kota ke padepokan sangat kecil.
“Dengan dilakukan pengesahan di waktu yang sama diharapkan tidak ada penggembira. Sebab, biasanya mereka reuni, misalnya warga pencak silat yang telah disahkan pada 2015. Mereka akan mengajak bertemu dengan temannya dari ranting tertentu atau dari luar kota,”
Sementara itu Polres Blitar bersama instansi terkait bakal mengawal pengesahan warga baru perguruan silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) di Kabupaten Blitar. Agenda tersebut berlangsung di Padepokan Kanigoro Blitar.
Kapolres Blitar, AKBP Anhar Arlia Rangkuti dalam rapat koordinasi dan deklarasi damai PSHT menyebut ada 1.000 personel yang dikerahkan. ribuan personil tersebut akan diterjunkan di sejumlah titik di area pengesahan warga baru PSHT.
Langkah ini ditempuh Polres Blitar demi menjaga kondusifitas lingkungan saat pengesahan warga baru PSHT pada tanggal 23 Juli 2023 mendatang. “Kegiatan tahunan ini tentu akan kami kelola akan kami persiapkan dengan sebaik-baiknya dan kami tidak ingin terulang pengalaman sebelumnya kami sudah persiapkan seribu personil,” kata Anhar, Selasa (18/7/2023) lalu.
Kegiatan pengesahan warga baru PSHT ini berlangsung di dua titik di titik padepokan Desa Sawentar Kanigoro Kabupaten Blitar dan kota di Gedung Serbaguna Kota Blitar. (owi/kun)
BACA JUGA:






