Gresik (beritajatim.com) – Pengerukan Kali Lamong yang mengalami sedimentasi terus dilakukan tahun ini. Ada wilayah yang menjadi fokus pengerukan yakni Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik, Ubaidillah menuturkan, total ada tujuh desa yang akan dituntaskan.
“Tahun ini kami targetkan untuk wilayah Kecamatan Benjeng lanjutan Desa Sedapurklagen, Lundo, Gluranploso, Bulurejo dan Kecamatan Balongpanggang lanjutan Desa Banjaragung, Sekarputih, Dapet bisa kita selesaikan,” tuturnya, Senin (31/01/2022).
Ia menambahkan, normalisasi tidak berhenti disitu saja. Sebagai tindak lanjut terkait dengan ini. Pihaknya akan terus mensosialisasi ke wilayah lainnya seperti di wilayah Kecamatan Kedamean, Cerme, Menganti dan Kebomas.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kali-lamong”]
“Harapannya dengan sosialisasi dan kolaborasi Pemkab Gresik, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan Paguyuban Pengusahan di kecamatan yang dilintasi Kali Lamong bisa mengurangi dampak luapan,” imbuhnya.
Saat ini, Dinas PUTR Gresik telah melaksanakan normalisasi pengerukan sepanjang kurang lebih 7,1 kilometer di wilayah Benjeng hingga Balongpanggang. Kemudian beberapa paguyuban pengusaha di beberapa Kecamatan telah berkontribusi melalui CSR. Dikoordinir oleh pihak Kecamatan untuk melaksanakan pengerukan.
Pengerukan sungai oleh paguyuban perusahaan dengan perkiraan panjang kurang lebih 1,5 Kilometer di wilayah Cerme, Kedamean, Menganti dan Balongpanggang. Hal itu tertuangan dalam Perpres 80 tahun 2019. [dny/kun]






